Berita

Foto: RMOL

Politik

Beralaskan Terpal, Petani Kendeng Masih Bertahan di Depan Istana

SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 13:32 WIB | LAPORAN:

Petani Kendeng yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK), masih tetap bertahan di depan Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, hingga siang ini (Senin, 11/9).

Meski hanya mengenakan terpal dan topi caping para petani dari Pegunungan Kendeng, mereka masih tetap semangat meminta Presiden Jokowi turun tangan menghentikan kegiatan pembangunan pabrik semen di area tempat tinggal mereka.

"Aksi kami masih seperti kemarin, dan kami para petani tidak pernah ada kata lelah," kata Ngatiban, salah seorang koordinator aksi, saat berbicang dengan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, beberapa saat tadi.


Dengan logistik seadanya mereka membawa bekal makanan dari rumah masing masing untuk terus tetap bertahan.

Para petani juga beristirahat di kantor LBH, apabila pada malam hari. Mengenai tuntutan petani, menurut Ngatiban, masih belum ada perkembangan.

Terlihat juga di lokasi, Satpol PP yang berjaga di sekitaran Monas mendatangi para demonstran untuk menginstrusikan tidak boleh mendirikan tenda.

"Tidak boleh mendirikan tenda atas permintaan dari dalam," jelas Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Rahmat E Lubis. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya