Berita

Syarief Hasan/Net

Politik

Ini Maksud SBY Minta Demokrat Bantu Jokowi

SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 00:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrat memastikan tidak akan gabung ke dalam barisan partai pemerintah.

Begitu tegas Wakil ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan menjawab pemberitaan bahwa Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan kader Demokrat membantu pemerintahan Joko Widodo.

"Tidak gabung (pemerintah)," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/9).


Namun demikian, Anggota Komisi I DPR RI itu menjabarkan maksud pesan SBY tersebut. Menurutnya, Partai Demokrat akan membantu pemerintah jika kebijakan yang diambil pro dengan rakyat.

Sebaliknya, jika tidak pro rakyat, maka Partai Demokrat akan menjadi yang pertama mengingatkan Presiden Jokowi.

"Membantu maksudnya kalau programya tidak pro rakyat, kami ingatkan dan berikan masukan," pungkasnya.

SBY dalam peringatan HUT Demokrat ke-16 menginstruksikan kepada kader untuk membantu pemerintahan Jokowi-JK.

"Melalui mimbar ini, saya mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk membantu negara dan pemerintah menjalankan tugas dan kewajibannya," ucapnya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/9). [ian]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya