Berita

Politik

Inilah Pesan Akademi Militer 67 Dari Taman Makam Pahlawan Kalibata

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2017 | 18:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Alumni Akademi Militer Nasional Tahun 1967 mendesak seluruh komponen Bangsa Indonesia untuk menjaga persatuan bangsa dan berupaya mengesampingkan kepentingan pribadi dan kelompok yang berpotensi merusak Bangsa.

Demikian disampaikan Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono usai memimpin upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta (Minggu (10/9/2017).

Upacara Tabur Bunga yang digelar dalam rangka 50 tahun Pelantikan Perwira tersebut diikuti 102 dari total Alumni AMN 1967 yang berjumlah 203 orang. Sedangkan 101 alumni lainnya sudah wafat yang dimakamkan di seluruh wilayah Indonesia.


Menurut Hendro, acara Tabur Bunga ini sebagai bentuk nyata generasi yang sudah tidak muda lagi ini untuk tetap terus menghargai jasa-jasa pahlawan.

"Kami sudah memberikan apa yang bisa kami berikan untuk negara dan Bangsa Indonesia. Karena itu, tugas generasi mudalah yang melanjutkan dengan tetap menjaga persatuan serta keutuhan bangsa," tambahnya.

Hendropriyono mengingatkan, para generasi muda untuk menghentikan perbedaan dan terus menjalin kerja sama untuk mengisi pembangunan.

"Dengan falsafah Pancasila, kita selalu berhasil mengibarkan bendera kemenangan Sang Merah Putih di seluruh nusantara dan dunia. Karena itu seluruh elemen bangsa harus aktif meeujudkan kesejahteraan bangsa lahir dan batin," imbuhnya.

Rangkaian upacara tabur bunga juga disertai ziarah dan pembacaan doa ke makan para pahlawan sejumlah mantan pimpinan nasional serta makam anggota Alumni AMN 1967 yang juga gugur dalam tugas yang dimakamkan di TMP Kalibata.

Acara ditutup dengan pembagian paket sembako dan santunan tunai yang diserahkan Taty Hendropriyono kepada sejumlah veteran yang hadir. [ysa]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya