Berita

Bisnis

Motivasi Mahasiswa Baru, STIEAD Hadirkan Pengusaha Dalam Acara Kuliah Perdana

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2017 | 15:54 WIB

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan (STIEAD) Jakarta, Dr. Mukhaer Pakkanna, SE., MM, memotivasi mahasiswa baru tahun akademik 2017-2018 dalam acara kuliah perdana di Auditorium Sjafruddin Prawiranegara, STIEAD, kemarin.

Dalam sambutannya dia mengatakan bahwa STIEAD fokus pada pengembangan kewirausahaan. Supaya kelak, lulusan STIEAD menjadi entrepreneur nantinya.

"Selama ini kami rajin memberikan suntikan semangat kepada mahasiswa dengan cara menghadirkan pengusaha-pengusaha sukses ke kampus untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa seperti yang dilakukan dalam kuliah perdana kali ini," ungkapnya.
 

 
Kuliah perdana tersebut dihadiri ratusan mahasiswa baru serta Pimpinan Kampus dan Dosen STIEAD. Hadir pula mantan Direktur Utama, PT Sucofindo, Dr. Ir. Arief Safari, MBA., untuk memberikan Orasi Ilmiah dan pengalaman bisnisnya di hadapan seluruh mahasiswa yang hadir.

STIEAD yang sebentar lagi menjadi Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM), lanjut Mukhaer, senantiasa merespon dinamika perekonomian saat ini. Menurutnya, jumlah entrepreneurship di Indonesia masih sangat rendah yaitu sekitar 0,18%, jauh dari seharusnya minimal  2%.

Apalagi, pada tahun 2020-2030, Indonesia akan mendapatkan Bonus Demografi. Sehingga momentum ini dapat dijadikan sebagai kebangkitan perekonomian Indonesia dan mempercepat pertumbuhan jumlah entrepreneur.

"Rata-rata negara maju memanfaatkan usia produktif yang berkualitas, jika tidak mampu memanfaatkan bisa menjadi bencana," imbuhnya.

Setelah memberikan sambutannya, Dr. Mukhaer Pakkanna, SE, MM, menyematkan Almamater STIEAD secara simbolik kepada Mahasiswa baru dan acarapun dilanjut dengan Orasi Ilmiah bersama Dr. Ir. Arief Safari, MBA. [zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya