Berita

Politik

Jokowi Terkesan Diam Saat KPK Diubrak-abrik

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2017 | 09:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ada kekuatan besar nan super yang dikendalikan oleh pihak-pihak tertentu yang mempunyai akses dengan partai politik untuk melemahkan posisi KPK dalam perannya memberantas korupsi.

Prediksi itu disampaikan Direktur Eksekutif Nasionalis Institute, Andy William Sinaga dalam surat elektroniknya kepada redaksi, Minggu (10/9).

Upaya-upaya melemahkan KPK semakin intens dilakukan. Mulai dari usulan revisi UU KPK, teror kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan, Pansus Angket KPK yang digulirkan DPR, sampai dugaan kriminalisasi pimpinan KPK.


Aroma pelemahan KPK itu pun semakin tercium menjelang Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019.

Andy berpendapat Presiden Joko Widodo harus komitmen dalam mendukung dan mempertahankan keberadaan KPK, bukan terkesan diam ketika keberadaan KPK diubrak-abrik oleh kekuatan tertentu.

"Ingat, akar dari kemiskinan, ketimpangan dan kesejahteraan di Indonesia karena budaya korupsi masih massif terjadi," ungkapnya.

Jelas Andy, pemberantasan korupsi sejalan dengan nawacita. Jadi sudah merupakan tanggung jawab Presiden dalam menjaga marwah KPK. Pasalnya, sampai saat ini KPK masih bekerja konsisten dalam memberantas korupsi.

"Bapak Presiden dihimbau untuk tidak takut terhadap kekuatan yang super yang berdiri di belakang pihak-pihak yang ingin melemahkan KPK, apalagi membubarkan KPK," tukasnya. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya