Berita

Abdul Kadir Karding/Net

Politik

Sekjen: PKB Maksimalkan Dana Parpol Untuk Kaderisasi

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 19:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penambahan dana partai politik cukup membantu partai dalam berkegiatan. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bahkan menyebut dana itu bisa dimaksimalkan untuk proses kaderisasi.

Hal itu sebagaimana dituturkan Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding dalam diskusi bertajuk "Sistem Integritas Partai Politik; Sistem, Etik, Rekrutmen, dan Kaderisasi serta Pendanaan Partai Politik" di Jakarta, Kamis (7/9).

"Kami akan menggunakan dana itu untuk memaksimalkan kegiatan kaderisasi PKB di seluruh wilayah Indonesia,” kata Karding.


Menurutnya, sistem integritas partai politik di Indonesia menjadi tema yang cukup menarik untuk dibahas dalam diskusi tersebut. Terlebih dengan adanya penambahan dana parpol.

Dalam hal ini, Karding menilai bahwa PKB sudah melakukan serangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan integritas partai. Kegiatan itu bahkan dilakukan menyeluruh hingga ke pengurus cabang, ranting, dan basis.

Dengan penambahan dana parpol, Karding yakin seluruh kegiatan tersebut bisa lebih maksimal dan bisa menciptakan kader yang berintegritas.

"Kami telah melaksanakan berbagai kegiatan kaderisasi, strukturisasi, kesekretariatan, dan kegiatan terkait media sosial untuk para kader PKB di seluruh Indonesia. Kami berupaya maksimal untuk membangun politik Indonesia yang lebih baik," kata Karding.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan yang turut hadir dalam acara itu mengatakan bahwa pada tataran konsep, pemerintah hanya membantu 50 persen dari seluruh kebutuhan partai, tergantung progresivitas masing-masing partai.

"Jadi semakin baik progresnya maka semakin besar juga peluang penambahan dana parpolnya. Termasuk biaya pendidikan politik dan kaderisasi. Kami harap pengkaderan bisa berjalan dengan baik dan transparan," kata Nainggolan.

Khusus pengkaderan, kata Nainggolan, KPK siap memfasilitasi pengkaderan yang dilakukan dari awal.

“Kami menawarkan kepada PKB minimal ada modul integritas termasuk fasilitatornya kami siap memobilisasi. Intinya, kami ingin ada penjenjangan yang sehat di dalam partai politik," kata Nainggolan. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya