Berita

MPR: Aplikasi TIK Mendukung Peningkatan Kinerja

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 18:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan instrument yang sangat berperan dalam kehidupan. Penggunaan TIK merupakan kebijakan dari pemerintah untuk menciptakan pemerintahan yang good governance and clean government.

Begitu dikatakan Sesjen MPR RI, Ma'ruf Cahyono di Jakarta, Kamis (7/9).

"Penerapan TIK merupakan kebijakan pemerintah sebagai instrument untuk mendukung peningkatan kinerja,” ujarnya.

Ditegaskan, sesuai dengan perkembangan jaman maka TIK merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat. "Perkembangan TIK saat ini sangat pesat,” ungkapnya.

Untuk itu, bila secara administratif tidak bisa menyesuaikan dengan perkembangan TIK maka, menurut Ma’ruf Cahyono, Indonesia akan ketinggalan. Akan ketinggalan sebab TIK merupakan instrument yang mengedepankan ketepatan dan kecepatan dalam pelayanan publik.

"Semua proses TIK juga akan mengotomisasikan proses yang ada di Kesetjenan MPR,” paparnya.

Dikatakan TIK di Setjen MPR sudah ada dan itu harus disesuaikan dengan lingkungan strategis."TIK merupakan kebutuhan masyarakat, stakeholder yanhg dilayani, dan juga termasuk untuk kalangan internal sendiri,” paparnya.

Dari waktu ke waktu, TIK yang ada telah dan akan dibangun termasuk sumber daya manusianya. Penggunaan TIK diharapkan menjadi budaya yang melekat dan inheren dalam kinerjanya.

"Dalam bekerja instrument TIK adalah pendukungnya,” ujarnya. [sam]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya