Berita

Net

Politik

PAN Didukung Tetap Tolak Pembangunan Gedung DPR

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 17:49 WIB | LAPORAN:

Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Partai Amanat Nasional (PAN) dapat memperjuangkan pembatalan p‎embangunan gedung baru DPR dan kenaikan anggaran kunjungan kerja luar negeri.

Direktur Eksekutif Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam mengatakan, p‎engajuan anggaran pembangunan gedung baru belum merepsentasikan keputusan bulat seluruh fraksi di parlemen. Beberapa fraksi seperti PAN, PPP, Partai Nasdem, PKS menyatakan penolakannya atas rencana tersebut.  

"Bahkan Fraksi PAN tegas menolak," kata Roy saat melakukan audiensi dengan jajaran Fraksi PAN di Komplek Parlemen, Jakarta (Kamis, 7/9).


Menurutnya, dengan penolakan tersebut, seharusnya pimpinan DPR menghentikan pembahasan anggaran gedung baru DPR di dalam Rancangan APBN 2018.

"Melanjutkan pembangunan gedung baru adalah simbol arogansi dan ketidakpekaan DPR terhadap kondisi masyarakat," jelas Roy.
 
Roy merinci, pembangunan gedung baru bakal menyedot dana APBN sekitar Rp 1 triliun, bukan seperti disampaikan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR yang menyebut biayanya hanya sekitar Rp 320 miliar.

"Perhitungan IBC yang menggunakan ukuran yang diatur dalam Perpres 73/2011 dan Peraturan Menteri PU 45/PRT/M/2007, serta menggunakan referensi lain yang relevan menunjukkan biaya pembangunan gedung baru bakal menelan anggaran sekitar Rp 950 miliar lebih," bebernya.

Selain itu, kenaikan anggaran kunjungan kerja DPR ke luar negeri tahun 2018 juga tidak menggambarkan kemanfaatan terhadap prioritas DPR.

"Serta menjurus kepada penghambur-hamburan uang negara dan melukai rasa keadilan rakyat," demikian Roy. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya