Berita

Net

Politik

Hanura Jaya Wijaya Sesalkan DPP Usung Kader Partai Lain

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 15:40 WIB | LAPORAN:

DPC Partai Hanura Jaya Wijaya, Papua menilai pernyataan salah satu pimpinan tim pemenangan pilkada terkait survei calon kepala daerah merupakan pembohongan publik.

Wakil Ketua Tim Pilkada DPP Partai Hanura Sarbini menyebut alasan partainya tidak memilih kader sendiri untuk diusung sebagai calon kepala daerah Kabupaten Jaya Wijaya karena hasil survei kurang memuaskan.

"Apa yang dikatakan Pak Sarbini seperti itu saya rasa tidak benar, dan itu sebagai bentuk pembohongan publik," ujar Ketua DPC Hanura Jaya Wijaya Ronny Elopere dalam keterangannya, Kamis (7/9).


Menurutnya, sesuai petunjuk Ketua Tim Pilkada Pusat Hanura Farid Al Fauzi, partai memprioritaskan kader dari internal untuk diusung sebagai calon kepala daerah.

"Karena petunjuk dari ketua umum dan sekjen sudah jelas mengarahkan agar tim pilkada lebih mengutamakan kader Hanura sendiri. Lalu sekarang kalau Pak Sarbini bantah seperti itu saya rasa tidak benar karena petunjuk sudah jelas," papar Ronny.

Yang menjadi aneh juga, di satu sisi Tim Pilkada Pusat Hanura selalu menuntut tentang survei pada kadernya sendiri. Namun, pada kenyataannya belum ada hasil survei malah memberikan rekomendasi pada kader dari partai lain.

"Dan di sini kalau mereka katakan mereka mengacu ke survei saya kira tidak benar. Sebab nyatanya survei belum keluar justru mereka memberikan rekomendasi atau surat keputusan itu pada kader partai lain yakni Jhon Banua, kader Partai Demokrat," jelas Ronny.

Dia menambahkan, surat keputusan yang dikeluarkan atas nama Jhon Banua yang merupakan ketua DPC Demokrat Jaya Wijaya diragukan kebenarannya.  

"Karena sesungguhnya kalau ikuti mekanisme parpol, terutama kalau mengacu peraturan organisasi tentu akan lebih memprioritaskan dari kader sendiri. Karena kami dari awal sudah ikuti semua rekomendasi," tandas Ronny. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya