Berita

Foto: Huma MPR RI

Ketua MPR: Keterwakilan Luar Jawa Penting Dalam Penerimaan CPNS

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 15:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah moratorium 3 tahun, akhirnya pemerintah membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengisi 17.928 posisi di 61 Lembaga Negara ditambah Pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara

Hal ini ditanggapi positif oleh Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. Tapi ada satu catatan yang berikan. Seleksi penerimaan CPNS harus memberi kuota yang adil bagi pelamar dari luar Pulau Jawa.

"Seleksi penerimaan harus memasukkan kuota yang adil, khususnya untuk peserta dari luar Jawa. Inisiatif ini penting agar PNS di kementerian itu beragam asal daerahnya dan tidak terpusat dari wilayah tertentu saja," kata Zulkifli usai menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada Mahasiswa dan Civitas Academica Universitas Balikpapan, Kamis (7/9).


Dia mengusulkan agar keterwakilan dari berbagai wilayah di Indonesia menjadi aspek yang dipertimbangkan dalam tiap tahap tes, selain kemampuan dan kualitas pelamar.

"Saya yakin kemampuan akademiknya tidak jauh berbeda, tapi dengan memasukkan aspek kuota yang seimbang dari Jawa-Luar Jawa maka akan memudahkan penilaian berdasarkan asas keadilan," tutur Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan, sebelumnya menjelaskan kepada media bahwa pemerintah menaruh perhatian khusus kepada putra-putri dari wilayah Papua untuk penerimaan CPNS tahun ini. Pendaftaran online penerimaan CPNS mulai dibuka pada 11 September sampai 31 September 2017. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya