Berita

Andreas H. Pareira

Politik

Ketua PDIP: Kasus Rohingya Mirip Kerusuhan Di Poso

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 14:08 WIB | LAPORAN:

Pembantaian atas umat Muslim Rohingya yang dilakukan militer Myanmar dan didukung umat Budha dinilai mirip dengan kerusuhan antar umat beragama di Poso, Sulawesi Tengah, beberapa tahun lalu.

Anggota Komisi I DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mengatakan bahwa kesamaan itu terletak pada konflik yang pecah bukan hanya karena persoalan agama, tapi juga sejarah, kemanusiaan dan etnis.

"Sama seperti kasus di Indonesia, misalnya kasus Poso. Masalah ini bertumpuk menjadi bertumpuk menjadi satu," katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta Kamis (7/9).


Andreas menambahkan Komisi I akan memanggil Menlu Retno P. Marsudi untuk menggali informasi lengkap terkait Rohingya.

Karena Menlu Retno sudah melakukan langkah-langkah diplomasi dengan berbicara langsung dengan para pemimpin Myanmar. Menlu juga menawarkan konsep penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang yang dikenal dengan konsep 4+1.

Tak hanya itu, Menlu juga melobi dubes-dubes ASEAN dan dubes negara lainnya untuk gotong royong membantu penyelesaian masalah Rohingya dengan menginisiasi dan memfasilitasi pembentukan Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM).

"Khusus bahas soal kunjungan ke Rohingya dan Banglades. Nanti hari Senin bu Menlu yang datang ke sini. Artinya dari hubungan Bu Menlu ke Myanmar kemarin melakukan pembicaraan dengan pihak pimpinan Myanmar," jelas Andreas Hugo Pareira.

Sekaligus juga, lanjut Ketua DPP PDIP ini, pihaknya ingin memahami persoalan secara menyeluruh. Termasuk asal-muasal terjadinya konflik. Pasalnya menurut dia, saat ini tidak sedikit pihak yang sama sekali tidak memahami persoalan di Myanmar

"Tapi persoalan mendasar yang ada di negeri itu melalui dialog dan diskusi dengan pemimpin di Myanmar kita akan dapat informasi yang lebih utuh," tandasnya. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya