Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PB PMII Usul Diplomasi Tripatri Myanmar, RI, Dan PBB Untuk Krisis Rohingya

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 09:53 WIB | LAPORAN:

Krisis kemanusiaan rohingya menggerakkan simpatik Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi simpatik menyalakan ribuan lilin dan doa bersama bertajuk "Cahaya Untuk Rohingya" di seputaran Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, tadi malam.

"Aksi simpatik ini tidak hanya digelar di Jakarta, kami mengimbau kepada seluruh kader PMII di seluruh Indonesia menggelar aksi serentak," ujar Ketua Umum PB PMII, Agus M. Herlambang melalui siaran persnya, siang ini (Kamis, 7/9).

Aksi ini cukup menyita perhatian pengguna jalan yang lalu lalang, karena peserta aksi satu persatu membagikan bunga mawar putih sebagai simbol perdamaian antar sesama umat manusia.


"Kami menyatakan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan yang menimpa kelompok rohingya di Rakhine State, Myanmar. Kami juga mendukung penuh langkah-langkah strategis diplomatik pemerintah RI untuk menyelesaikan
persoalan ini," tegas Agus.

Dalam pernyataan sikap PB PMII juga menyerukan kepada segenap pihak untuk menahan diri tidak mengeluarkan statemen, sikap dan perilaku provokatif yang berpotensi memperkeruh situasi saat ini berkembang. Di samping itu juga merekomendasikan terbentuknya diplomasi tripartit antara pemerintah Myanmar, Indonesia dan PBB untuk mencari solusi yang terbaik, adil, serta akomodatif bagi semua pihak.

"Pada akhirnya, di internal, kami mengimbau kepada seluruh kader PMII di Seluruh Indonesia untuk bergerak bersama melakukan aksi solidaritas, berdoa dan melakukan penggalangan dana," pungkasnya.[wid] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya