Berita

Kemnaker Gelar ASC Untuk Jaring Lebih Banyak Tenaga Kerja Profesional

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 09:10 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Diberlakukannya Asean Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) berimplikasi pada penyiapan tenaga kerja yang kompeten dan profesional yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Jika tidak, maka tenaga kerja Indonesia hanya menjadi penonton di negeri sendiri.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen) Hery Sudarmanto, saat membuka Seleksi Nasional ASEAN Skills Competition  (ASC) 2017 di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Bekasi (BBPLK) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/9).

"Kita terus memperbanyak tenaga kerja yang kompeten karena hingga saat ini, Indonesia masih kekurangan tenaga kerja profesional dalam jumlah yang besar juga, seperti pilot, nahkoda kapal, insinyur dan seterusnya," katanya.


Dalam sambutannya, Hery, mengatakan seleksi nasional yang digelar Kemnaker sangat penting dan strategis karena melalui kegiatan ini diharapkan dapat ditemukan calon kompetitor yang unggul dan tangguh. Untuk selanjutnya, dipersiapkan menjadi duta bangsa Indonesia pada ajang Worldskills ASEAN XII tahun 2018 di Thailand.

"Karena dituntut profesional, melalui seleknas ASC ini, para juri dapat memilih calon-calon duta bangsa yang benar-benar memiliki talenta, tangguh dan memiliki kemauan juara yang tinggi," katanya.

Hery juga memberikan kredit poinnya, karena kegiatan seleknas ASC dalam rangka memotivasi para tenaga kerja muda agar selalu berupaya untuk mengembangkan kompetensinya hingga mencapai standar Internasional.

"ASC dapat dijadikan Indonesia untuk mempromosikan kualifikasi tenaga kerjanya, yang akan berdampak semakin meningkatkan martabat dan kehormatan bangsa Indonesia di tingkat Internasional khususnya di kawasan ASEAN," katanya.

Seleknas ASC XII diikuti 300  orang, 167 juara I Selekda Provinsi, 35 juara I Lembaga Ketrampilan Siswa (LKS dan 98 Peserta dari Industri/Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

"Semuanya akan bersaing menjadi tiga terbaik pada masing-masing kejuruannya. Tiga peserta terbaik itu selanjutnya akan menjalani pemusatan latihan di lembaga pendidikan dan pelatihan yang ditetapkan, " kata Hery.

Selain di BBPLK Bekasi, pembukaan ASC XII juga digelar di BBPLK Bekasi, Serang, Bandung dan Semarang. Pembukaan ASC juga diselenggarkan di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung,  Pusat Pelatihan Induatri Kayu (PPPIK-PIKA) Semarang, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan  (PPPPTK)-BOE Malang, LPP Mooryati Soedibyo Jakarta, Puspita Martha International Beauty School Jakarta dan Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta.

Sementara Direktur Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja Ditjen Binalattas Kemnaker Sukiyo melaporkan seleknas kompetitor ASC XII dilaksanakan selama lima hari (5-9 September) di sepuluh lokasi.

"Tujuan seleknas ini untuk memilih tiga calon kompetitor terbaik di 20 kejuruan dari juara I selekda tingkat provinsi yang memenuhi pasaing grade, juara lomba ketrampilan siswa (LKS) dan peserta dari industri/perguruan tinggi/lembaga pelatihan yang memenuhi standar yang telah ditetapkan, " ujar Sukiyo.

Diungkapkan Sukiyo, kejuaraan yang dikompetisikan meliputi 20 kejuruan yakni automobile technology, beauty theraphy, briklaying, cabint marking, cooing, elecical  installation, electronics, fashion technology, graphic design technology, hair dreasing, induatrial automation, IT network system administration, IT sofware solution for bussness, mechanical engineering design, mechatronics, mobile robotics, Refrigeration and Air Conditioning, restaurant service, web design technology dan welding. [wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya