Berita

Foto: AP

Dunia

Presiden Korea Selatan Temui Putin, Minta agar Rusia Ikut Menekan Korea Utara, Tapi Ini Jawabannya

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 07:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea tidak hanya menjadi tanggung jawab Korea Utara. Melainkan juga tanggung jawab negara-negara lain yang memiliki kepentingan di kawasan itu.

Hal ini disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin yang selama dua hari, sejak kemarin (Rabu, 6/9) hingga hari ini (Kamis, 7/9) menjadi tuan rumah Forum Ekonomi Timur yang diselenggarakan di Vladivostok.

“Sangat jelas bahwa tidak mungkin memecahkan persoalan di Semenanjung Korea dengan menggunakan sanksi dan tekanan saja. Kita tidak bisa emosional dan hanya memojokkan Korea Utara. Tanpa alat politik dan diplomasi, sangat sulit untuk mengubah keadaan,” ujar Putin usai pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jaein.


Delegasi Korea Utara juga hadir dalam pertemuan itu, dan disebutkan melakukan pembicaraan bilateral dengan Rusia. Namun belum dijelaskan siapa pejabat Korea Utara yang hadir dan dengan siapa dia bertemu.

Presiden Moon Jaein meminta bantuan Rusia untuk ikut menekan Korea Utara. Tetapi Putin mengatakan, bahwa ketegangan di Semenanjung Korea dan kawasan juga dipicu oleh aksi Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Putin dalam uraiannya juga menekankan pentingnya Sino-Russia Double Freeze, perjanjian antara Cina dan Rusia yang meminta agar pihak-pihak yang bertikai melakukan genjatan senjata berupa uji coba misil. Keduanya juga meminta Amerika Serikat menghentikan penempatan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di Korea Selatan.

Rusia dan China pun meminta Amerika Serikat dan Korea Selatan menghentikan latihan perang di kawasan perbatasan yang menjadi pemicu ketegangan.

Kedua Rusia dan China mendorong Pyongyang dan Washington untuk melakukan pembicaraan langsung dalam waktu terdekat yang memungkinkan. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya