Berita

Foto/Net

Politik

PILKADA SERENTAK 2018

Jangan Libatkan Anak-anak Ikut Kampanye, Termasuk Di Medsos

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 05:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pasangan calon pada Pilkada Serentak 2018 diminta untuk tidak melibatkan anak-anak dalam ajang kampanye baik secara terbuka maupun kampanye di media sosial.

"Dalam pembahasan UU kemarin sudah dijelaskan anak-anak di bawah umur untuk tidak dilibatkan dalam kampanye. Apapun bentuknya, baik di media sosial maupun di lapangan terbuka," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dilasnir dari laman kemendagri, Selasa (6/9).

Memang kata Tjahjo, membawa anak-anak untuk kampanye masih menjadi dilema. Karena untuk anak-anak balita jika ditinggal siapa yang akan menunggu. Tapi disarankan, jika memang mendesak sebaiknya bapaknya saja yang berangkat, biarkan si ibu yang menjaga anaknya di rumah.


"Problem orang tua memang ingin hadir di kampanye tapi jika anaknya ditinggal siapa yang jaga terutama yang masih balita. Kalau yang remaja lebih baik dilarang," ujarnya.

Tjahjo pun meminta agar penyelenggara dan pengawas pemilu untuk lebih tegas terkait dengan ini. persoalannya, jika kampanye yang bersifat hiburan menurutnya agak repot, dan ini harus ada partai atau pasangan calon yang berani memulai melarang keterlibatan anak-anak.

“Melarang seseorang untuk hadir dalam suatu kegiatan yang sifatnya terbuka memang sulit. Tapi saya kira ada batasan, kalau anak kecil suruh bawa gambar-gambar pasangan calon itu yang perlu diingatkan jika perlu dilarang. Dan KPU saya kira sudah menyiapkannya (regulasi)," tukas politisi PDIP ini. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya