Berita

Kapitra Ampera

Politik

Diusir Massa, Dubes Myanmar Ngaku Tidak Bisa Pulang

RABU, 06 SEPTEMBER 2017 | 17:32 WIB | LAPORAN:

Ribuan orang demonstran di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta menuntut Pemerintah RI mengusir Duta Besar Myanmar berkaitan dugaan genosida terhadap etnis Rohingya oleh pemerintah Myanmar.

Namun, Duta Besar (Dubes) Myanmar untuk Indonesia, U Aung Htoo, mengaku tidak bisa pulang ke negaranya saat ini. Aung mengatakan, dirinya perlu berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

"Dubes bilang, enggak bisa pulang. (Dubes) lagi menunggu Menteri Luar Negeri kembali ke sini (Indonesia)," kata Kapitra Ampera, perwakilan pengunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta yang bertemu Dubes Aung Htoo, Rabu (6/9).


Selain itu, Aung menyampaikan kepada pengunjuk rasa bahwa Menlu Retno dan Duta Besar Indonesia untuk Myanmar, Ito Sumardi, telah menemui Panglima Militer Myanmar dan pemerintah setempat dengan harapan dapat berdialog menyelesaikan kekerasan terhadap Rohingya.

"Kami di sini meminta ketegasan pemerintah untuk segera menghentikan kekerasan. Tidak bisa dilanjutkan kekerasan demi kekerasan setiap hari. Karena bantuan dari internasional juga tidak dapat diterima, orang dari dalam juga enggak bisa keluar," jelas Kapitra.

Pertemuan antara Dubes dan perwakilan pengunjuk rasa berlangsung selama lima menit dan dihadiri juga oleh Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Suyudi Ario Seto. Selain Kapitra, tiga perwakilan lain dari pengunjuk rasa adalah Slamet Maarif, Dedi Suhardadi dan Mashuri Ibrahim. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya