Berita

Fahri Hamzah/net

Politik

Fahri: Pertemuan Parlemen Dunia Sukses, Ada Semangat Perbaikan Global

RABU, 06 SEPTEMBER 2017 | 16:54 WIB | LAPORAN:

Pertemuan Parlemen Dunia "World Parliamentary Forum on Sustainable Development" di Nusa Dua, Bali (6-7 September) yang diselenggarakan oleh DPR RI berlangsung meriah.

Dalam catatan media, pertemuan parlemen ini termasuk pertemuan yang paling banyak dihadiri anggota parlemen dunia. Tercatat 48 negara yang berpartisipasi dan 12 lembaga internasional terlibat menjadi observer (peninjau). Juga ada 15 tokoh internasional dari berbagai bidang yang akan berbicara seputar kebijakan politik, ekonomi dan masalah global.

Di pertemuan tersebut, ada tiga tema yang dibicarakan. Pertama, "Ending Violence, Sustaining Peace". Dalam tema tersebut, sejumlah isu dan kebijakan dibahas. Terutama terkait pengalaman berbagai parlemen dunia dalam merumuskan regulasi yang menekan tingkat kekerasan sosial dan mempromosikan terciptanya masyarakat yang damai.


Tema kedua "Leave No One Behind, Promoting Inclusive And Equitable Development". Tema tersebut membicarakan pengalaman berbagai langkah yang dilakukan oleh parlemen dunia dalam menelurkan regulasi dan kebijakan yang bertujuan untuk menghapus kemiskinan ekstrim dan mendorong kesejahteraan di era pembangunan berkelanjutan.

Dan tema ketiga "SDGs and Climate Change". Tema ini akan merumuskan jawaban dari pertanyaan dunia tentang bagaimana parlemen menindaklanjuti kesepakatan Paris Agreement untuk berjuang menyelamatkan bumi dari pemanasan global. Tema ini juga bertujuan untuk membahas kebutuhan dunia yang bisa dilakukan agar seluruh dunia bisa berhasil dalam program SDGs.

Dari deretan negara yang hadir, terdapat negara-negara yang ikut bersuara terhadap permasalahan politik global, pengentasan kemiskinan dan perubahan iklim. Mulai dari Buthan, Portugal, India dan Turki. Berbagai pernyataan mereka cukup menarik, terutama terkait pengalaman masing-masing negara dalam mengeluarkan regulasi untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan yang disepakati dunia.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mengaku bangga karena Indonesia bisa sukses menyelenggarakan pertemuan parlemen dunia dan dihadiri sangat banyak peserta. Tetapi, sempat muncul kekecewaan dari pimpinan DPR terkait ketidakhadiran pemerintah dalam pembukaan pertemuan.

"Ukuran kehadiran peserta bukanlah ukuran keberhasilan. Tapi ini jadi catatan tersendiri bagi kita di Indonesia bahwa ada semacam tenaga yang menggerakkan banyak negara dari seluruh dunia untuk hadir di Nusa Dua," ujar Fahri dalam keterangan persnya.

Perwakilan parlemen negara asing datang ke Bali membawa semangat perbaikan bagi masyarakat global yang sedang menghadapi banyak persoalan.

"Saya yakin sekali, kita semua bisa bergandeng tangan memecahkan masalah-masalah dunia yang sedang melanda. Terutama di kawasan Asia dan Timur Tengah. Yang terbaru adalah Rohingya," imbuh Fahri. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya