Berita

Net

Politik

DPR Dorong Penghentian Iklan Rokok

RABU, 06 SEPTEMBER 2017 | 10:45 WIB | LAPORAN:

DPR RI tengah membahas rancangan undang-undang tentang penyiaran. RUU yang masih disinkronisasi di Badan Legislasi itu nantinya melarang semua media penyiaran baik nasional maupun swasta menyiarkan iklan rokok.

‎Anggota Komisi I Syaiful Bahri Anshori mengatakan, iklan rokok membahayakan tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga orang dewasa yang bukan perokok. Sebab, dampak iklan bisa mempengaruhi seseorang untuk mencoba merokok.

"Iklan rokok membahayakan, kita melarang. Rokok harus benar-benar diawasi," ujarnya di Komplek Parlemen, Jakarta (Rabu, 6/9).


Menurut Syaiful, dampak rokok sangat signifikan bagi kesehatan. Biaya pengobatan bagi pecandu juga sangat besar yang melebihi cukai rokok yang masuk kas negara, belum lagi perokok aktif mayoritas berasal dari kalangan menengah ke bawah.

"Kita harus hati-hati. Tidak hanya anak-anak tetapi orang dewasa juga harus hati-hati akan bahaya rokok," bebernya.

Lanjut Syaiful, pemerintah sudah menyetujui agar media penyiaran di Indonesia tidak menayangkan iklan rokok. Nantinya, RUU juga mengatur pengaturan frekuensi penyiaran yang tidak lagi dikelola oleh swasta tetapi negara ikut mengatur.

"Frekuensi oleh negara, sehingga tidak swasta saja," tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Bulan Februari lalu, Komisi I mengajukan rancangan ketentuan larangan iklan rokok yang diatur dalam RUU Penyiaran. Namun, Baleg DPR justru merekomendasikan agar ketentuan larangan iklan rokok tersebut dihilangkan. Dengan begitu, maka iklan rokok tetap boleh disiarkan namun dengan membatasi jam tayang. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya