Berita

Yandri Susanto/Net

Yandri: Mahasiswa Harus Peduli Dengan Nilai-nilai Kebangsaan

RABU, 06 SEPTEMBER 2017 | 01:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota MPR RI Yandri Susanto mengajak mahasiswa untuk menjaga Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika). Dengan menjaga Empat Pilar maka Indonesia akan tetap damai, kondusif, utuh dan bersatu.

"Mahasiswa mempunyai tanggungjawab besar untuk menjaga Pancasila, UUD NRI Tahun1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Karena tidak ada jaminan Indonesia akan tetap ada kalau Empat Pilar itu tidak dijaga," kata Yandri dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada para mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin, Serang, Banten, Selasa (5/9).

Bagi Yandri, mahasiswa adalah generasi yang lebih penting dibanding generasi tua. "Dari sisi usia, kesempatan, dan lainnya mereka jauh lebih penting dari generasi yang lain. Mereka memegang peranan yang lebih penting dibanding generasi tua," katanya.


Karena itu anggota Fraksi PAN ini mengajak para mahasiswa untuk peduli dengan nilai-nilai kebangsaan. Namun kepedulian mahasiswa sebagai anak bangsa terhadap nilai-nilai kebangsaan masih kurang.

"Mahasiswa harus peduli, mengetahui tugas pokok sebagai anak bangsa. Hari ini banyak mahasiswa yang kurang peduli dengan nilai-nilai kebangsaan itu. Mereka lebih peduli pada nilai IPK atau kegiatan yang lain," paparnya.

"Mereka kurang peduli terhadap tugas pokok menjaga bangsa ini tetap utuh, harus damai, rukun dan kondusif," imbuhnya menambahkan.

Yandri khawatir terhadap keutuhan Indonesia jika generasi muda tidak peduli dengan nilai-nilai kebangsaan. "Tidak ada jaminan bangsa ini akan damai seperti sekarang kalau generasi mudanya tidak peduli bahkan cenderung apriori terhadap nilai-nilai kebangsaan," katanya.

Karena itu Yandri menekankan bahwa Pancasila jangan hanya dihafal namun diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Membaca, menyebutkan dan menghafal Pancasila sangat mudah. Tapi apakah para mahasiswa sudah mengimplementasikan?" tanya Yandri. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya