Berita

Foto: Istimewa

Hukum

KORUPSI E-KTP

KPK, Segera Tangkap dan Penjarakan Melchias Markus Mekeng!

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 | 18:45 WIB | LAPORAN:

. Sejumlah aktivis Gerakan Peduli Supermasi Hukum (Garpuh) mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Selasa (5/9). Mereka meminta lembaga antirasuah menangkap dan menetapkan politisi Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng sebagai tersangka atas dugaan korupsi e-KTP.

Koordinator Garpuh, Kosim Rahman menegaskan, Mekeng sudah layak ditetapkan menjadi tersangka, mengingat namanya kerap disebut-sebut dalam kesaksian tersangka korupsi e-KTP di pengadilan.

Bahkan, Andi Agustinus alias Andi Narogong juga menyampaikan kepada penyidik KPK bahwa Mekeng ikut menerima aliran uang korupsi e-KTP.


"Disebutkan jika Mekeng menerima aliran uang haram e-KTP senilai 1,4 juta US Dolar. Pernyataan tersebut telah dimuat dalam materi persidangan dan dibacakan oleh Jaksa Penutut Umum (JPU) dari KPK,” kata Kosim saat menggelar aksi demonstrasi di depan gedung KPK.

Dia menegaskan, KPK masuk angin kalau tidak berani menetapkan Mekeng sebagai tersangka dan membongkar kasus mega korupsi e-KTP. KPK juga harus berani melakukan pencekalan serta penahanan terhadap seluruh mafia perampok e-KTP.

"Seluruh rakyat Indonesia menunggu aksi nyata KPK dalam kasus besar ini. Jangan sampai menjadi tanda tanya besar jika kasus ini tidak mendapat perhatian serius dari KPK,” tandasnya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya