Berita

Eki Febri/Net

Olahraga

Ini Kisah Eki Febri Ekawati, Ratu Tolak Peluru Indonesia di Arena SEA Games 2017

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 | 08:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Eki Febri Ekawati mendadak populer. Bukan hanya karena ia mampu menyabet medali emas cabang olahraga tolak peluru di arena SEA Games 2017 di Malaysia yang baru lalu, tetapi karena dia juga berani mengungkap persiapan Indonesia yang kurang matang dalam menghadapi perhelatan olahraga ASEAN itu.

Eki Febri sempat mengeluhkan situasi yang dihadapinya sejak persiapan hingga pelaksanaan SEA Games. Ia mengatakan belum mendapat uang makan dan akomodasi selama persiapan SEA Games 2017 sejak Januari lalu.

"Saya atlet peraih emas SEA Games 2017. Uang akomodasi (makan, penginapan, dll) belum juga dibayar dari bulan Januari-Agustus. Padahal SEA Games sudah hampir selesai. Gimana mau maju? Birokrasi dan sistem olahraga di Indonesia yang ribet," tulisnya ketika itu.


Dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Eki Febri mengisahan sedikit soal perjalanan hidupnya di dunia olahraga. Sebelum memutuskan fokus di cabang olahraga tolak peluru, Eki pernah pernah menekuni dayung dan bola basket.

"Saya pernah di dayung dan basket, waktu kelas 1 SMP dikenalkan dayung," kata Eki kepada Kantor Berita Politik RMOL (Selasa, 5/9).

Kolektor hotweels itu mengaku saat menekuni olah raga dayung tidak mendapat restu dari orang tua.

"Kurang mendapat izin dari orang tua. Soalnya ngeri juga latihannya kan di Waduk Darma, apalagi waktu itu umur saya masih 13 tahun" kenang Eki.

Sedangkan saat menekuni Basket, dia ikut bergabung dalam Tim SMPN Nusaherang, Kuningan, Jawa Barat.

"Waktu itu juara tiga sewilayah tiga Kuningan-Cirebon," ujarnya.

Kini, keseharian gadis kelahiran Kuningan, Jawa Barat itu terus berlatih untuk menghadapi Asian Games 2018.

"Targetnya memperbaiki catatan dan melampaui rekor nasional," kata Eki.

Eki Febri merupakan salah satu peraih medali emas untuk Indonesia di ajang SEA Games 2017 Malaysia di cabang tolak peluru, usai mencatatkan lemparan sejauh 15,39 meter. [wah]  

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya