Berita

Nizar Ali/Net

Bisnis

Di Tenda Haji Khusus, Dirjen PHU Minta PIHK Jamaah Dilayani Baik

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 | 06:34 WIB | LAPORAN:

Hari kedua pelaksanaan lontar Jumrah, Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Nizar Ali mengunjungi tenda jamaah haji khusus di Maktab 111, 112 dan 113 di Mina.

Dalam kunjungannya, Nizar Ali yang juga didampingi Sekretaris Ditjen PHU Muhajirin Yanis dan Direktur Pembinaan (Dirbina) Haji Khoirizi berpesan kepada pimpinan-pimpinan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) agar tetap melayani jamaah haji dengan sebaik-baiknya.

"Tetap layani jamaah dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan biaya yang telah mereka keluarkan," kata Nizar.


Dalam kesempatan itu, Nizar Ali beserta rombongan memeriksa kondisi fasilitas dan kelengkapan di tenda baik itu tempat tidur, makanan, fasilitas kesehatan serta menanyakan langsung kepada jamaah berkenaan dengan pelayanan yang mereka terima dari masing-masing PIHK yang merupakan anggota Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH).

"Pak Dirjen banyak menyampaikan pesan kepada pimpinan PIHK serta mengajak untuk bekerja sama membantu seluruh jamaah haji Indonesia yang membutuhkan pertolongan pada saat berada di Mina dengan latar belakang apa pun baik khusus mau pun reguler. Hal ini dikarenakan lokasi Maktab haji khusus jamaah HIMPUH yang berdekatan dengan lokasi lontar jumrah," ujar Wakil Ketua Umum (Waketum) HIMPUH Muharom Ahmad dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi.

Menurut Muharom, langkah ini akan sangat dirasakan memberi manfaat bagi seluruh jamaah haji Indonesia, khususnya mereka yang membutuhkan pertolongan selepas melakukan lontar jumrah.

"Hal ini dirasa sangat bermanfaat baik dari kesehatan, juga adanya penampungan sementara untuk beristirahat atau pun jika ada jamaah yang tersesat akan kita tampung sementara sambil berkoordinasi dengan petugas haji reguler," tandasnya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya