Berita

Erry Nuradi/Net

Nusantara

Bawaslu Belum Bisa Tindak Jargon "Paten" Erry Nuradi

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 | 05:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara menerima beberapa keluhan warga seputar penggunaan jargon "paten" oleh Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi. Jargon tersebut dinilai sangat politis.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan menjawab pertanyaan seputar maraknya penggunaan jargon "paten" oleh Erry yang juga bakal maju sebagai calon petahana (incumbent) pada Pilkada Sumut 2018.

Jargon "paten" kerap dikampanyekan Erry lewat program-program Pemprov Sumut.


Jelas Syafrida, saat ini terkait dengan jargon tersebut pihaknya belum bisa mengambil tindakan karena tahapan Pilkada belum mulai, dan belum ada kepastian resmi Erry akan maju.

"Kan belum masuk dalam tahapan pendaftaran, apakah beliau akan menjadi calon atau tidak," ujar Syafrida dilansir dari RMOLSumut, Selasa (5/9).

Ia mengakui, penggunaan jargon "paten" memang membuat masyarakat mengasumsikan bermacam-macam meskipun Erry dalam beberapa kesempatan mengatakan jargon tersebut untuk menggambarkan semangat kerja jajaran Pemprov Sumut.

Baawaslu Sumut sendiri menurutnya sudah kerap mengingatkan Erry agar tidak membawa program kerja pemerintah untuk kepentingan politis.

"Kita selalu mengingatkan, setiap kepala daerah kita ingatkan bahwa mereka punya kewajiban tidak boleh menggunakan program kerja pemerintah daerah menjadi program kerja mereka sebagai calon," tukas Syafrida. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya