Berita

Nusantara

Panen Padi Di Lahan Bekas Kebakaran Meningkat

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 | 00:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Masyarakat Desa Terusan Mulya melakukan panen raya padi di lahan bekas kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Senin (4/9). Panen raya dihadiri Bupati Kapuas Ben Brahim S. Bahat dan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Harmensyah.

Lahan seluas 50 hektar ini pernah terbakar pada tahun 2015 silam. Kemudian menjadi demplot percontohan budaya tanaman padi varietas unggul baru, program pemberdayaan sosial ekonomi produktif dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tahun 2017.

Penanaman padi tersebut menggunakan bantuan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi bencana dari BNPB sebesar Rp 276 juta. Kemudian disalurkan kepada 25 KK anggota kelompok masyarakat (Pokmas) untuk pengolahan lahan, pengadaan bibit, penanaman dan pemupukan. Masing-masing pokmas mengolah lahan seluas 2 hektar dan menanaminya dengan padi hibrida varietas unggul dengan umur sekitar tiga bulan.


Panen raya ini menghasilkan padi 6 sampai 8 ton per hektar, lebih banyak dari panen sebelumnya yang hanya 3 ton per hektar, dengan harga Rp 5 juta perton.

Deputi RR BNPB Harmensyah menyampaikan bahwa dimasa datang akan diusahakan ada pendampingan ekonomi, peternakan dan sektor lainnya.

"Ini sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat dalam meningkatkan sosial ekonomi masyarakat, khususnya warga Desa Terusan Mulya ini," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut masyarakat juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Selain bantuan dana hibah tersebut, BNPB juga memberi bantuan dana hibah untuk perbaikan jalan dan tanggul penahan banjir senilai Rp 17 miliar. Tanggul itu ditujukan untuk menjaga hasil panen padi agar tidak kebanjiran di enam kecamatan, antara lain daerah Bataguh, Dadahub, Basarang, Kapuas Hilir, Tamban dan Pulau Patak. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya