Berita

Muhammad Rizal/Net

Sosialisasi Empat Pilar MPR Sasar Mahasiswa KKN

SENIN, 04 SEPTEMBER 2017 | 23:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mewakili Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Setjen MPR Muhammad Rizal memberikan materi Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada ratusan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), di Komplek Pemerintah Kabupaten Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (4/9).

Dalam kesempatan itu, Muhammad Rizal menyampaikan bahwa pemahaman kembali Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) apalagi sampai dalam taraf implementasi adalah sangat penting terutama bagi generasi muda Indonesia saat ini.

"Apalagi para mahasiswa FISIP UMJ yang telah menyelesaikan KKN di lingkungan Kabupaten Bogor, paling tidak para peserta KKN ini sangat menguasai dan sangat memahami lingkungan serta kondisi riil masyarakat saat melakukan KKN. Kondisi itu akan mempermudah peserta memahami nilai-nilai luhur bangsanya," katanya.


Diungkapkan Muhammad Rizal, salah satu persoalan bangsa ini adalah banyak sekali generasi muda terutama pelajar dan mahasiswa yang kurang memahami kondisi riil masyarakat terutama masyarakat bawah.  Pemahaman yang baik akan kondisi riil masyarakat bawah akan mengasah empati generasi muda sehingga akan lebih mudah memahami dan mengimplementasikan nilai luhur bangsa terutama Pancasila.

Pancasila, lanjut Muhammad Rizal, adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Pemahaman yang baik akan Pancasila, selain akan memperkuat toleransi, saling menghormati sesama, Pancasila juga akan membentengi rakyat terutama generasi muda dari paham-paham dan ideologi-ideologi baru yang malah akan merusak tatanan keharmonisan bangsa Indonesia yang sudah terjalin baik dan rukun sejak Indonesia merdeka.

"Banyak contoh negara-negara yang rusak tatanan harmonisasinya lantaran masuknya paham-paham dan ideologi yang merusak seperti negara-negara di Timur Tengah sana seperti Irak, Libya, Suriah. Padahal di negara-negara itu keberagamannya tidak begitu besar hanya sedikit suku yang berbeda dan malah ada hanya satu bahasa saja, tapi bisa hancur lebur," ujarnya.

Artinya, tambah Muhammad Rizal, negara Indonesia sangat berpotensi mengalami konflik besar karena keberagaman Indonesia yang sangat luar biasa dari mulai suku, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan, warna kulit. Jika, tidak ada satu elemen perekat keberagaman tersebut yakni Pancasila, hancurlah Indonesia karena konflik SARA. Itulah yang harus dijaga betul.

"Melihat fakta itulah mengapa pemahaman kembali dan implementasi Empat Pilar MPR menjadi sangat penting tidak bisa dianggap main-main atau dipandang sebelah mata sebab dampak baik jika diamalkan dan burukya jika diabaikan sangat luar biasa. Tentu ini bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja tapi menjadi tanggung jawab kita semua seluruh rakyat Indonesia," tandasnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya