Berita

Net

Politik

Gerindra Dan Prabowo Tidak Ada Kaitan Dengan Saracen

SENIN, 04 SEPTEMBER 2017 | 21:23 WIB | LAPORAN:

Partai Gerindra memastikan tidak punya kaitan apapun dengan kelompok penyebar ujaran kebencian Saracen dan sejenisnya. Begitupun dengan Ketua Umum Prabowo Subianto.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo dalam keterangannya, Senin (4/9).

"Terungkapnya kelompok Saracen yang diduga menjadi produsen dan penyebar ujaran kebencian dan hoaks harus diselesaikan tuntas sampai keakar-akarnya. Agar tidak membingungkan dan memecah belah masyarakat," ujarnya.


Hashim menjelaskan, Indonesia sudah terlalu lama dirusak oleh cara-cara berpolitik yang tidak sehat. Menjadikan konten ujaran kebencian dan berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (sara) sebagai bisnis yang sengaja untuk memecah belah bangsa.
"Saling curiga dan membangun ketidakpercayaan di antara anak bangsa, sehingga merongrong persatuan dan kesatuan," katanya.

Gerindra pun mengecam keras segala upaya yang sedang berlangsung yang memanfaatkan isu sara dan ujaran kebencian untuk berbagai kepentingan politik dengan mengaitkannya dengan berbagai pihak di luar kasus yang terungkap.

"Gerindra menyatakan keprihatinan serta mengecam keras cara-cara berpolitik yang amoral," beber Hashim.

Karena itu, Gerindra mengingatkan dan mengajak semua komponen bangsa untuk kembali pada nilai-nilai Pancasila dalam praktik perpolitikan.

"Mendahulukan kesatuan dan persatuan bangsa di atas segalanya," demikian Hashim. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya