Berita

Politik

Golkar Patok Kemenangan 60 Persen Di Pilkada 2018

SENIN, 04 SEPTEMBER 2017 | 17:43 WIB | LAPORAN:

Partai Golkar mematok target kemenangan hingga 60 persen untuk Pilkada Serentak tahun depan. Angka tersebut naik dua persen dari pencapaian sebelumnya sebesar 58 persen.

"(Target) 60 persen dari 177 Pilkada (2017) bisa dimenangkan. Kalau Pilkada kemarin (2016) hanya mencapai 58 persen," kata Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham, di kantornya, Jakarta Barat, Senin (4/9).

Menurut Idrus, Golkar juga perlu melakukan konsolidasi dan itu dilakukan sekaligus untuk memenangkan Pilkada Serentak. Konsodisasi dilakukan hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).


"Pilkada di samping ingin menang, juga sebagai akselerasi konsolidasi Golkar. Kami dukung kader supaya ada konsolidasi sampai ke bawah, sampai TPS-TPS. Kita menghadapi Pilkada untuk kawal TPS, ada 5-8 orang," jelasnya.

Dalam Pilkada Serentak 2017, Partai Golkar memenangkan pasangan calon di 30 daerah dari total 52 daerah yang menggelar Pilkada.

Menurut Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I (Jawa dan Sumatera), Nusron Wahid, ada beberapa daerah yang di luar perhitungan. Ternyata dalam hitung cepat (quick count) kalah yakni Aceh Tenggara, Singkil, Nagan Raya (Aceh), Pekanbaru, Muaro Jambi, dan Tulang Bawang.

"Tapi di luar itu, Golkar juga bisa memenangkan daerah nonbasis, seperti di Batang, Banjarnegara, Pringsewu Lampung, Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, dan Bireuen," kata mantan Ketua Umum GP Ansor itu, beberapa waktu lalu. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya