Berita

Net

Politik

BM PAN Desak Pemerintah Putuskan Hubungan Dengan Myanmar

SENIN, 04 SEPTEMBER 2017 | 16:51 WIB | LAPORAN:

Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) menilai kekerasan terhadap etnis muslim Rohingya di Myanmar merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak bisa ditolerir atas nama apapun.

Ketua Umum DPP BM PAN Ahmad Yohan menegaskan bahwa tragedi kemanusiaan Rohingya adalah extraordinary crime.

"Militer Myanmar dengan kejam melakukan persekusi dan pembantaian terhadap warga etnis minoritas muslim Rohingya," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/9).


Berdasarkan laporan Office of the High Commissioner for Human Rights (OHCHR) 2017, sekitar 90 ribu etnis Rohingnya telah diusir paksa oleh militer Myanmar dari negara bagian Rakhine. Lebih dari 1000 orang meninggal dunia akibat praktik pembersihan etnis (genosida) tersebut. Demikian pula ratusan perempuan terutama para gadis Rohingya yang tercatat menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual tentara.

Yohan mengatakan, aksi persekusi sekaligus pembantaian yang menjurus pada genosida, adalah bentuk kejahatan kemanusiaan dan kekerasan terhadap warga sipil tak bersenjata dengan kekerasan militer. Oleh sebab itu, otoritas Myanmar di bawah kepemimpinan peraih nobel perdamaian Aung San Suu Kyi harus bertanggung jawab karena telah membiarkan ribuan korban nyawa warga sipil etnis Rohingya dibantai secara keji oleh militer Myanmar.

Menyikapi tragedi kemanusiaan di Myanmar, maka BM PAN sebagai entitas rakyat Indonesia, menganggap kejahatan kemanusiaan terhadap etnis Rohingya bertentangan dengan prinsip-prinsip hak azasi manusia.

BM PAN mendukung bantuan kemanusiaan dan langkah-langkah diplomatik yang dilakukan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk mencari resolusi bersama pemerintah Myanmar, dalam rangka menghentikan praktik kekerasan terhadap warga minoritas Rohingya.

Lanjut Yohan, sebagai anggota ASEAN, Indonesia harus menjadi pemimpin bagi setiap masalah kemanusiaan di kawasan dan dunia. Menjadi corong kemanusiaan bagi masyarakat dunia, khususnya dalam tragedi kemanusiaan Rohingya.

"Oleh sebab itu, BM PAN mendesak pemerintah RI agar mengajak negara-negara anggota ASEAN dan masyarakat dunia untuk menekan Myanmar agar menghentikan praktek persekusi dan genosida terhadap penduduk minoritas muslim Rohingnya di Myanmar," jelasnya.

Bila perlu BM PAN meminta negara-negara anggota ASEAN agar Myanmar dicabut keanggotaannya sebagai negara anggota ASEAN akibat kejahatan kemanusiaan yang dilakukan terhadap warga etnis Rohingya.

"Atas tindakan kejahatan terhadap warga etnis Rohingya maka BM PAN mendesak pemerintah Indonesia agar memutusukan hubungan diplomatik dengan Myanmar, dalam bentuk mengusir duta besar Myanmar dari Indonesia serta menarik duta besar Indonesia dari Myanmar," tegas Yohan. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya