Berita

Idrus Marham/Net

Politik

Golkar: Sudah Seharusnya Ada Aksi Nyata Indonesia Di Myanmar

SENIN, 04 SEPTEMBER 2017 | 14:57 WIB | LAPORAN:

DPP Partai Golkar ikut prihatin terkait tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis rohingya di Rakhine, Myanmar.

Sekjen DPP Golkar Idrus Marham menyebut bahwa pola pengusiran rohingya yang sudah menjurus ke genosida tersebut merupakan tindakan kebiadaban yang sangat memprihatinkan dan menusuk nurani kemanusiaan.

"DPP Partai Golkar menyatakan sangat prihatin, menyesalkan, dan mengutuk terjadinya tragedi kemanusiaan yang menjurus ke genosida terhadap etnis Rohingnya dan menyampaikan simpati sedalam-dalamnya kepada para korban," ungkapnya dalam konferensi pers di kantornya, Senin (4/9).


Tragedi kemanusiaan di Myanmar, sambungnya, juga telah membuat ribuan orang pergi mengungsi untuk menyelamatkan diri ke perbatasan Bangladesh. Sebagian besar dari mereka merupakan perempuan dan anak-anak.

Golkar berharap konflik ini segera berakhir dan tidak terulang di kemudian hari.

"DPP Partai Golkar berharap agar kejadian ini tidak pernah terulang lagi di belahan dunia manapun," timpalnya.

Sebagai negara yang berdasarkan Pancasila, lanjutnya, Indonesia menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan. Serta secara konstitusional sebagaimana diamanatkan Pembukaan UUD 1945, untuk senantiasa aktif dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

"Maka sudah seharusnya lndonesia melakukan langkah-langkah konkrit dan nyata. Apalagi, lndonesia merupakan salah satu negara yang memiliki peran dan pengaruh penting di kawasan ASEAN," paparnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya