Berita

Peresmian BRISat/Net

Bisnis

Komut BRI Resmikan BRISat Di Sungai Nyalo

SENIN, 04 SEPTEMBER 2017 | 06:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Komisaris Utama (Komut) BRI, Andrinof A Chaniago, melaunching transaksi BRILink dengan menggunakan satelit di Kenagarian Sungai Nyalo, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Minggu (3/8).

Penggunakan satelit BRISat dalam transaksi BRIlink ini pertama kali diresmikan, bersamaan dengan peresmian di Papua, untuk seluruh Indonesia.

BRIsat adalah nama untuk satelit milik BRI yang dibuat oleh SSL dan diluncurkan di pusat peluncuran Arianespace. Satelit BRISat mampu menjangkau wilayah Indonesia, ASEAN, Asia Timur termasuk sebagian Tiongkok, Laut Pasifik termasuk Hawaii dan Australia Barat.


"BRI merupakan satu-satunya bank yang punya satelit," ungkap Andrinof saat menyampaikan sambutannya di hadapan ratusan orang.

BRLink sendiri merupakan perluasan layanan BRI. BRI menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai agen yang dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real time online menggunakan fitur EDC miniATM BRI dengan konsep sharing fee.

Dengan BRILink ini maka masyarakat Sungai Nyalo, dengan sekitar 400 KK nasabah, lebih mudah dalam melakukan transfer, mengambil uang atau melakukan pembayaran seperti listrik. Sebelumnya, masyarakat Sungai Nyalo harus menempuh sekitar satu jam perjalanan dengan naik boat dan lalu naik becak motor (bentor) untuk bisa mengakses Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Selain waktu, warga juga harus mengeluarkan kocek untuk transportasi sekitar 70 ribu.

"Dengan adanya BRILink, yang kini menggunakan satelit, warga tak perlu jauh-jauh ke daerah yang ada ATM, tapi cukup melalui agen untuk melakukan semua transaksi," ungkap Andrinof.

Untuk menjadi agen BRILink, seseorang atau badan usaha harus terlebih dahulu menjadi nasabah BRI, dan terdaftar sebagai pengguna Internet Banking BRI. Sementara bagi pelanggan, BRIlink dengan menggunakan jaringan satelit ini bisa menjadi one stop solution atas kebutuhan jasa dan layanan perbankan. Sebab beragam fitur dan layanan perbankan dapat dijangkau lebih cepat oleh agen BRILink.

"Melalui agen BRILink, nasabah BRI maupun umum bisa mendapatkan yang sama layaknya di kantor BRI, seperti melakukan setoran tabungan, penarikan secara tunai, serta melakukan transaksi pembayaran melalui agen," ungkap Andrinof.

Wali Nagari Sungai Nyalo sangat mengapresiasi peluncuran BRISat ini. Sungai Nyalo sendiri merupakan desa di kawasan Mandeh, Pesisir Selatan yang menerima penghargaan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, sebagai kategori "Desa Wisata Dengan Perkembangan Tercepat". [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya