Berita

Politik

Dewan Pakar Golkar Tidak Pernah Rekomendasi Pemecatan Kader

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2017 | 19:35 WIB | LAPORAN:

Pemecatan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia yang sudah berdasarkan rekomendasi dewan kehormatan, dewan pembina, dan dewan pakar adalah tidak benar. Sebagaimana disampaikan sebelumnya oleh Sekjen Golkar Idrus Marham.

"Perlu saya luruskan dan klarifikasi bahwa dewan pakar tidak pernah mengeluarkan, memberikan rekomendasi tentang pemecatan," kata Ketua Dewan Pakar DPP Golkar Agung Laksono kepada wartawan di Jakarta, Minggu (3/9).
 
Menurutnya, masalah pemecatan bukan bagian dari proses pemecatan anggota partai, dengan kewenangan di tangan DPP. Sebaliknya anggota punya hak membela diri.


"Wankar hanya setuju memperkuat keputusan rapat pleno DPP Golkar tanggal 18 Juli yang telah menghasilkan tujuh putusan, antara lain ketum Golkar tetap Setya Novanto, tidak ada munaslub ataupun pengangkatan pelaksana tugas. Dan masalah kasus e-KTP diserahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku," jelas Agung.

Dalam putusan tersebut, tidak ada poin untuk persoalan pecat-memecat anggota partai, seperti yang dialami Ahmad Doli.

"Saya sendiri kurang setuju terhadap sanksi pemecatan anggota partai terkait perbedaan pandangan. Namun demikian, setelah dikroscek DPP Golkar maka ketua wankar menghargai sikap DPP karena proses pemecatan tersebut telah dilakukan sesuai prosedur partai yang ada," beber Agung.

Mantan menteri koordinator kesejahteraan rakyat itu justru berharap kader Golkar semakin bertambah dan makin berkualitas. Bukan terjadi pemecatan-pemecatan yang justru mengurangi jumlah kader, apalagi kader muda merupakan generasi masa depan.

"Doli itu kader potensial di masa yang akan datang, hanya Golkar yang produktif mencetak kader penerus. Saya berharap Doli tidak pindah partai karena saya yakin itu bukan karaternya," imbuh Agung yang juga ketua PPK Kosgoro 1957. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya