Berita

Marzuki Darusman/RMOL

Politik

Marzuki Darusman: Tidak Ada Kepentingan Negara Manapun Dalam TPF Myanmar

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2017 | 16:27 WIB | LAPORAN:

Kepala Tim Pencari Fakta (TPF) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Myanmar Marzuki Darusman menegaskan bahwa TPF yang dibentuk PBB itu tidak mewakili kepentingan negara mana pun. Termasuk dirinya yang menjadi kepala tim dan berasal dari Indonesia.

"TPF ini tidak mewakili negara masing-masing tidak mewakili Srilanka dalam hal ini Ibu Radhika (Radhika Coomaraswamy). Tidak mewakili Australia dalam hal ini Pak Chrisdodi (Chistopher Dominic Sidoti). Dan juga tidak mewakili Indonesia dalam hal ini saya sendiri," kata Marzuki saat melakukan jumpa pers di kantor Amnesty Internasional Indonesia, Cikini, Jakarta, Minggu (3/9).

Marzuki ditunjuk Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB sebagai kepala TPF untuk menyelidiki kasus pelanggaran HAM yang dilakukan oleh tentara militer Myanmar kepada warga etnis rohingya. Penunjukan itu dilakukan sejak 27 Juli lalu.


Marzuki menjelaskan bahwa TPF bergerak secara otonom, independen dan objektif. Tujuannya, untuk meyakinkan pemerintah Myanmar dan internasional bahwa tidak ada kepentingan negara apapun yang bisa disalurkan ke TPF ini. Termasuk dari Indonesia.

"Saya ingin pastikan bahwa kepentingan-kepentingan pemerintah Indonesia dengan Myanmar merupakan sepenuhnya mandat dan wewenang dari pemerintah Indonesia. Saya tidak memiliki hubungan langsung pemerintah Indonesia," tegasnya.

Penegasan tersebut dilakukan agar pemerintah Myanmar mau bersikap terbuka dan bekerjasama dengan TPF yang dipimpinnya untuk mengatasi konflik etnis rohingya.

"Kami ingin melakukan kerjasama dengan pemerintah Myanmar," pungkasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya