Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

HNW: Rohingya Lebih Mengerikan Ketimbang Teror Paris, Tapi Presiden Diam

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2017 | 14:17 WIB

Kekerasan terhadap etnis Rohingya yang dilakukan pemerintah Myanmar telah melanggar prinsip kemanusiaan, HAM dan bahkan menjurus kepada genosida.

Untuk itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta pemerintah untuk tidak dia. Ia meminta Presiden Joko Widodo tidak diam dan mulai angkat bicara sebagaimana yang pernah dilakukan saat ada teror di Paris dan London.

"Yang terjadi di Rohingya lebih mengerikan dari aksi teroris di Paris dan London, tetapi sampai sejauh ini kita belum dengarkan satu ungkapan apapun dari Pak Presiden. Padahal ini jelas akan menghadirkan dampak apapun di negara-negara Asia," ujar Hidayat saat ditemui di DPP PKS, Jakarta Selatan, Minggu (3/9).


Hidayat menilai, pemerintah Indonesia mesti mendorong negara-negara yang tergabung dalam ASEAN untuk memberikan sanksi terhadap Myanmar. Salah satunya, pembekuan Myanmar dari keanggotaan ASEAN.

"Ini satu hal yang dikoreksi sangat keras termasuk oleh Indonesia. Indonesia penting lakukan lobi maksimal sehingga ASEAN bekerja menegaskan ini bertentangan dengan prinsip ASEAN bertentangan dengan prinsip masyarakat ekonomi ASEAN, ini hadirkan tragedi ASEAN," ujar pria uyang akrab disapa HNW itu. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya