Berita

Foto: RMOL

Politik

Dua "Tentara Myanmar" Pukul Empat "Warga Rohingya" di CFD

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2017 | 08:55 WIB | LAPORAN:

Kegiatan hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) di kawasan Jalan Jend. Sudirman dan Jalan MH Thamrin, Minggu (3/9), diramaikan aksi teaterikal dari Organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

Teaterikal dimaksudkan untuk mengecam aksi kekerasan terhadap etnis Rohingya di Myanmar.

Pantauan di lokasi, dua aktivis masing-masing ACT dan MRI berperan sebagai tentara militer Myanmar. Sambil memegang senjata, keduanya memperagakan aksi mendorong dan memukul warga Rohingya yang diperankan oleh empat aktivis lainnya.


Koordinator MRI, Diki Irawan dalam orasinya, mendorong pemerintah Indonesia agar proaktif menghentikan kekerasan di Myanmar.

"Pemerintah harus menegur keras Dubes Myanmar. Indonesia harus memainkan peranannya sebagai negara terbesar di ASEAN," lantang Diki.

Ia juga sempat menyinggung peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi kemanusiaan lainnya dalam membantu korban kekerasan di Myanmar.

"Ini bukan soal agama, bukan ras tapi soal kemanusiaan. Ke mana PBB? Kemana organisasi kemanusian? Kemana aktivis HAM?," ucapnya lagi.

Lewat aksi teatrikal ini, jelas Diki kepada Kantor Berita Politik RMOL, ACT dan MRI ingin memberikan informasi sekaligus mengajak masyarakat untuk peduli isu Rohingya.

Dalam kesempatan tersebut, ACT dan MRI juga menggalang dana untuk korban Rohingya.

"Insya Allah kami berupaya untuk hadir di sana (Myanmar) berikan bantuan," pungkasnya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya