Berita

Retno Marsudi/Net

Politik

Inilah "Reaksi Cepat" Ala Pemerintah Indonesia untuk Korban Kekerasan Rohingya

SABTU, 02 SEPTEMBER 2017 | 19:13 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Indonesia mengaku bergerak cepat menindaklanjuti aksi kekerasan di Rakhine terhadap etnis Rohingya oleh brutal pasukan keamanan Myanmar.

Pengakuan tersebut tertulis dalam meme yang beredar beberapa saat lalu. Dalam meme itu, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi disebutkan langsung menghubungi sejumlah pihak terkait aksi kekerasan tersebut.

Mulai dari Chairman of Annan Advisory Commission, Kofi Annan; Sekjen PBB, Antonio Guterres, Menteri Luar Negeri Bangladesh, Abdul Hassan MA; Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu; hingga National Security Advisor of Myanmar, U Thaung Tun.


Disebutkan pula dalam Meme tersebut, Menteri Retno menyampaikan beberapa pesan kepada pemerintah Myanmar.

Pertama, kembalikan stabilitas keamanan. Lalu, self restrain dan hentikan penggunaan kekerasan. "Ketiga, perlindungan kepada semua, apapun etnis dan agama, terakhir Pemerintah Myanmar juga diminta memberikan akses bantuan kemanusiaan."

Selain menghubungipihak-pihak terkait, "reaksi cepat" juga diberikan pemerintah guna mengatasi krisis kemanusiaan melalui sinergi dengan kekuatan masyarakat yang ada di Indonesia. Pemerintah juga langsung menandatangani nota kesepahaman dengan 11 ormas tersebut.

Adapun ormas-ormas itu, yakni PP Muhammadiyah, PBNU, PKPU Human Intiative, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Dompet Peduli Umat-daarut Tauhiid, LAZIZ Wahdah, LMMI, Aksi Cepat Tanggap (ACT), LAZIZ Dewan Dawah Islamiyah Indonesia, Social Trust Funding Sy Arif Hidayatullah Jakarta. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya