Berita

Jonru Ginting/Net

Politik

Dear, Jonru Yang Nakal...

SABTU, 02 SEPTEMBER 2017 | 13:50 WIB | LAPORAN:

. Surat terbuka disampaikan seorang netizen kepada penggiat media sosial, Jonru Ginting. Surat digital itu dilayangkan oleh penulis Herry Tjahjono untuk mengingatkan Jonru tentang hukum tabur tuai. Khususnya, terkait "serangan" Jonru terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jonru, hukum tabur tuai itu berlaku pada setiap manusia tanpa pengecualian. Dan ingat, satu hal terpenting, Presiden Jokowi tak pernah merendahkan, menghina atau menyakiti anda. Dia tak pernah menabur keburukan pada anda, sementara anda terus menaburkannya," demikian sepenggal paragraf tulisan Herry, dikutip dari akun Facebooknya dengan nama sama, Sabtu (2/9).

Tulisan yang diunggah Herry tanggal 31 Agustus lalu itu pun viral di dunia maya. Hingga berita ini diturunkan, tulisan itu telah disukai 968 netizen dan mendapat 244 komentar. Termasuk 113 netizen yang membagikan tautan tulisan Herry ke akun mereka masing-masing.


Berikut tulisan lengkap kepada Herry Tjahjono:

SURAT TERBUKA UNTUK JONRU

Dear Jonru yang nakal,

Jonru, ternyata anda sudah lama merendahkan pemimpin tertinggi republik ini. Pemimpin yang terpilih secara sah dan konstitusional.

Anda boleh bilang contoh meme anda di bawah ini hanya humor dan canda, tapi sebagai manusia dewasa yang sehat mental - seharusnya anda paham kapan bercanda, siapa yang anda jadikan bahan candaan.

Anda merendahkannya tanpa menyisakan respek sedikitpun padanya sebagai  Presiden RI. Bahkan anda pernah meragukan asal muasalnya.

Saya tak tahu siapa atau ajaran apa yang membuat anda tak bisa respek pada pemimpin anda. Anda boleh tak setuju atau tak mendukungnya, tapi anda tak punya hak sedikitpun merendahkan atau menghina pemimpin anda. Dia adalah pemimpin sah, dipilih oleh rakyat - setipis apapun selisih kemenangannya waktu pilpres dulu.

Dia masih memimpin republik ini, tanah di mana anda makan minum, mencari nafkah dengan berbagai cara termasuk jualan sprei - layakkah anda melecehkannya ?

Anda bahkan pernah menyambar ibunya juga, lihatlah gambar di bawah. Sampai di sini kenakalan anda sudah kebablasan. Sebagai sesama manusia dengan Jokowi - tak adakah sedikitpun rasa empati anda ? Terbuat dari apakah hati anda sehingga empatipun tak anda sisakan untuknya ? Kenapa anda tak bisa menjaga perasaan ibunya yang baik hanya karena anda membenci anaknya ?

Dan dalam acara ILC, salah satu kenakalan anda dibuka oleh Akbar Faisal dengan cerdiknya. Anda tak mampu mengimbangi kecerdikan itu, maka okolpun anda kerahkan - sembari berteriak  dengan nada gemetar : ' Saya tidak takut !'

Saya salut. Di balik kenakalan anda ternyata anda masih punya kejantanan, setidaknya anda lebih jantan dibanding mereka yang pada kabur ketika dipanggil polisi.

Jonru, hukum tabur tuai itu berlaku pada setiap manusia tanpa pengecualian. Dan ingat satu hal terpenting, presiden Jokowi tak pernah merendahkan, menghina atau menyakiti anda. Dia tak pernah menabur keburukan pada anda, sementara anda terus menaburkannya.

Mari sama-sama kita tunggu tuaian masing-masing.

Salam hormat saya pada anda, saya belajar untuk tak jadi seperti anda. Meski anda merendahkan presiden yang saya hormati, saya tetap menghormati anda sebagai sesama manusia.

God bless you Jonru..

Herry Tjahjono, rakyat NKRI yang menghormati presidennya
.
[***]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya