Berita

Novel Baswedan/Net

Politik

Novel Akan Diperiksa Soal Hinaannya Ke Dirdik KPK

SABTU, 02 SEPTEMBER 2017 | 01:05 WIB | LAPORAN:

Polda Metro Jaya telah menerima laporan dari Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Aris Budiman. Dia melaporkan penyidik senior KPK, Novel Baswedan atas tuduhan pencemaran nama baik dan penghinaan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz menegaskan akan serius menangani kasus itu. Bahkan kata dia, pelapor telah membuat dua laporan polisi atas kasus serupa.

"Masalah penyidikan Dirdik KPK yang bersangkutan kan membuat laporan di Polda Metro Jaya. Kalau saya tidak salah LP-nya ada dua. Sementara ini penyidik Ditreskrimsus sudah meminta keterangan pelapor," kata dia di Polda Metro Jaya, Jumat (1/9).


Ketika disinggung soal rencana pemeriksaan Novel, menurut Idham hal itu bisa saja dilakukan penyidik.

"Nanti pertimbangannya by process. Setelah semua (saksi) diperiksa tidak menutup kemungkinan kami minta keterangan dari saudara Novel," tegas dia.

Terpenting kata dia saat ini penyidik akan terus mengumpulkan bukti dan keterangan agar kasus ini jelas dan lengkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan bahwa pelaporan itu merupakan buntut dari sakit hati Aris atas perbuatan Novel.

"Korban merasa dicemarkan namanya, merasa difitnah oleh saudara Novel," kata dia di Polda Metro Jaya, Kamis (31/8).

Menurut dia, Novel menghina Aris dengan cara mengirim pesan elektronik di email.

"Yang mana email itu ditujukan kepada pelapor dan cc kepada beberapa orang dan pegawai lingkungan KPK," sambung dia.

Adapun isi dari email itu dianggap merendahkan Aris yang baru saja menggelar rapat dengan pansus DPR itu. 

"Intinya bahwa dari surat itu, media email itu menyatakan bahwa dirdik KPK diragukan intergitasnya sebagai direktur. Kedua dirdik KPK adalah direktur terburuk sepanjang adanya KPK," pungkasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya