Berita

Jokowi-JK/net

Politik

Idrus Marham Tak Menyangka Hubungan JK Dan Jokowi Sangat Kuat

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2017 | 22:16 WIB | LAPORAN:

Sangat jarang terjadi jika wakil presiden suatu negara mau menjadi tim sukses pasangannya yang telah didukung partai untuk maju didalam pemilihan berikutnya. Apalagi keduanya memiliki latar belakang partai poltik yang berbeda.

Begitu kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menilai pernyaaan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mendorong Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai tim sukses Joko Widodo dalam Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Idrus, diluar posisi sebagai wakil, JK memiliki hubungan yang baik dengan Jokowi. Hal itu jugalah yang memungkinkan terwujudnya dorongan dari Tjahjo Kumolo. Terlebih JK merupakan mantan dari Partai Golkar. Partai berlambang beringin itu telah menyatakan dukungan terhadap Joko Widodo dalam Pilpres 2019 mendatang.


"Lagi pula JK mantan ketua umum Partai Golkar jadi hubungan pribadi beliau luar biasa. Jarang loh seperti itu, sepanjang namanya Wapres hubungan yang sangat kuat (dengan Presiden), tidak hanya hubungan formal," ujar Idrus saat ditemui di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (1/9).

Sebelumnya, Tjahjo Kumolo berharap agar seluruh menteri kabinet kerja, termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla, ikut mensukseskan Presiden Joko Widodo untuk maju lagi dalam pemilihan presiden 2019.

Bahkan, Tjahjo mengusulkan agar Kalla menjadi ketua tim sukses Jokowi. Menurut Tjahjo usulan tersebut bukang "menjegal" JK untuk maju sebagai calon presiden, tetapi untuk memenangkan kembali Joko Widodo. Jika JK berniat untuk maju kembali mendampingi Jokowi, maka hal tersebut akan dibahas oleh partai koalisi.

"Kalau tidak (maju lagi), kita akan minta jadi ketua timsesnya lagi," kata Tjahjo di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/8).[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya