Berita

Hukum

Polisi Usut Unsur Pidana Dalam Tulisan Jonru

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2017 | 17:50 WIB | LAPORAN:

Kepolisian telah menerima laporan Muannas Al Aidid atas Jonru Ginting yang diduga melakukan penyebaran ujaran kebencian di media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya segera memproses dan menindaklankuti laporan sesuai prosedur untuk menentukan apakah laporan itu memenuhi unsur pidana.

"Krimsus akan menyelidiki kasus itu. Kita juga akan panggil dan minta keterangan dari saksi. Nanti kita lihat apa memenuhi unsur pidana atau tidak," jelasnya di Mapolda Metro Jaya (Jumat, 1/9).


Menurut Argo, penyelidik masih perlu melakukan sejumlah pemeriksaan dan penelusuran terhadap akun media sosial dimaksud untuk kemudian ditunjukkan kepada saksi ahli.

"Nanti kita periksa dulu tulisannya seperti apa, apakah ada pidananya. Saksi ahli ITE, saksi ahli pidana, dan saksi ahli kejaksaan nanti yang menilai," tegasnya.

Laporan terhadap Jonru bermula dari tulisan di akun Facebook atas nama Jonru Ginting yang diduga menyebarkan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo. Dalam tulisan yang bermasalah tersebut, Jonru menyebut orang tua Presiden Jokowi tidak jelas asal-usulnya. Seorang warganet bernama Muannas Al Aidid Merasa melaporkan ke polisi karena merasa perlu menegur Jonru lewat jalur hukum. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya