Berita

Sugiat Santoso/Net

Politik

KNPI Sumut: Usir Dubes Myanmar Dari Indonesia

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2017 | 16:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera utara (Sumut) mengutuk keras aksi genosida atau pembantaian terhadap etnis minoritas muslim Rohingya di Myanmar.

Demikian ditegaskan Ketua DPD KNPI Sumut, Sugiat Santoso di Kota Medan, Sumut, Jumat (1/9), seperti diberitakan RMOLSumut.

"Pembantaian yang dilakukan tentara Myanmar dan oknum masyarakat lainnya terhadap Muslim Rohingya di Myanmar merupakan sebuah perbuatan yang biadab dan tidak berperikemanusiaan. Setiap orang yang masih memiliki hati nurani pasti sepakat bahwa hal itu adalah perbuatan genosida dan harus dikutuk," katanya.


Oleh karena itu, Sugiat mendesak Presiden RI Joko Widodo sebagai pimpinan tertinggi Pemerintah Republik Indonesia untuk mengusir Duta Besar (Dubes) Myanmar dari Indonesia.

"Presiden Jokowi dan staf kepemerintahannya harus berani bertindak tegas terhadap apa yang terjadi pada muslim Rohingya di Myanmar. Usir Dubes Myanmar dari Indonesia, ini penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia yang merupakan negara dengan mayoritas penduduk muslim memiliki perhatian kepada para muslim Rohingya," ungkapnya.

Apalagi, lanjut Sugiat, Indonesia menganut nilai penentangan terhadap segala bentuk penjajahan dan hal-hal yang tidak berperikemanusiaan.

"Jika Indonesia, dalam hal ini pemerintah tidak melakukan apapun atau tutup mata, maka sama saja kita setuju dengan apa yang dibuat oleh tentara Myanmar terhadap muslim Rohingya. Kita wajib menentang dan melawannya dengan tegas, sebab kita anti dengan segala bentuk penjajahan dan hal-hal yang melanggar peri kemanusiaan," pungkasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya