Hubungan antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Rakyat Korea (RRDK) atau Korea Utara juga terjalin baik di bidang olahraga.
Indonesia pernah mengundang pelatih tenis meja dari Korea Utara untuk menggembleng timnas Indonesia menghadapi SEA Games 1987 di Jakarta.
Diplomat Korea Utara di Jakarta, Ri Hyong Ju, dalam sebuah perbincangan dengan redaksi mengatakan, bahwa di tahun 1987 itu Indonesia mengundang dua pelatih tenis meja.
“Saya yang mendampingi mereka selama berada di Indonesia,†ujar Ri.
Ri yang kini adalah diplomat senior di Kedubes Korea Utara di Jakarta sudah berulang kali ditugaskan di Jakarta oleh pemerintahan Korea Utara di Pyongyang. Dia pertama kali ke Indonesia di era 1980an, saat Indonesia merajai dunia olahraga Asia Tenggara.
Gemblengan dari kedua pelatih Korea Utara membuahkan hasil maksimal, dan menambah pundi emas Indonesia.
“Seingat saya, waktu itu ada tujuh medali emas yang diperebutkan di cabang olahraga tenis meja. Indonesia berhasil mendapatkan semua medali emas itu,†kata Ri lagi.
Dalam SEA Games 1987 yang diikuti delapan negara, Indonesia berhasil menempati posisi puncak dengan mengumpulkan 183 emas. Perolehan emas Indonesia jauh di atas juara kedua, Thailand, yang hanya mampu mengantongi 63 emas, diikuti Filipina dan Malaysia yang masing-masing mendapatkan 59 dan 35 emas.
Setelah SEA Games 1987, Indonesia masih mengundang pelatih Korea Utara untuk dua SEA Games berikutnya, di Malaysia 1989 dan di Filipina 1991. Di kedua SEA Games itu pun Indonesia masih berhasil menjadi juara.
[dem]