Berita

Olahraga

Ternyata, Pelatih Korea Utara Pernah Bantu Indonesia Gondol Semua Emas Tenis Meja di SEA Games

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2017 | 16:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Hubungan antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Rakyat Korea (RRDK) atau Korea Utara juga terjalin baik di bidang olahraga.

Indonesia pernah mengundang pelatih tenis meja dari Korea Utara untuk menggembleng timnas Indonesia menghadapi SEA Games 1987 di Jakarta.

Diplomat Korea Utara di Jakarta, Ri Hyong Ju, dalam sebuah perbincangan dengan redaksi mengatakan, bahwa di tahun 1987 itu Indonesia mengundang dua pelatih tenis meja.


“Saya yang mendampingi mereka selama berada di Indonesia,” ujar Ri.

Ri yang kini adalah diplomat senior di Kedubes Korea Utara di Jakarta sudah berulang kali ditugaskan di Jakarta oleh pemerintahan Korea Utara di Pyongyang. Dia pertama kali ke Indonesia di era 1980an, saat Indonesia merajai dunia olahraga Asia Tenggara.

Gemblengan dari kedua pelatih Korea Utara membuahkan hasil maksimal, dan menambah pundi emas Indonesia.

“Seingat saya, waktu itu ada tujuh medali emas yang diperebutkan di cabang olahraga tenis meja. Indonesia berhasil mendapatkan semua medali emas itu,” kata Ri lagi.

Dalam SEA Games 1987 yang diikuti delapan negara, Indonesia berhasil menempati posisi puncak dengan mengumpulkan 183 emas. Perolehan emas Indonesia jauh di atas juara kedua, Thailand, yang hanya mampu mengantongi 63 emas, diikuti Filipina dan Malaysia yang masing-masing mendapatkan 59 dan 35 emas.

Setelah SEA Games 1987, Indonesia masih mengundang pelatih Korea Utara untuk dua SEA Games berikutnya, di Malaysia 1989 dan di Filipina 1991. Di kedua SEA Games itu pun Indonesia masih berhasil menjadi juara. [dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya