Berita

Erry Nuradi/Net

Nusantara

PILKADA SUMUT

Pengamat: Petahana Erry Nuradi Butuh Dukungan PDIP

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2017 | 14:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tengku Erry Nuradi yang berstatus sebagai bakal calon petahana pada Pilkada Sumatera Utara 2018 memiliki daya tarik yang luar biasa untuk banyak partai politik.

Salah satu contohnya, parpol dengan kursi terbanyak di DPRD Sumut, Partai Golkar, sudah mengeluarkan surat rekomendasi untuk mengusung Erry sebagai calon gubernur berpasangan dengan Ketua DPD Golkar Sumut Ngogesa Sitepu.

"Partai-partai seolah-olah ingin mendekat untuk mengusung Erry. Bahkan Golkar dengan surat dukungannya yang kontroversial, menginginkan ketua DPD-nya hanya sebagai wakil," kata pengamat politik Faisal Andri Mahrawa seperti dilansir dari RMOLSumut, Jumat (1/9).


Kendati demikian, menurut Faisal, tidak membuat partai penguasa yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) beranggapan yang sama tentang sosok Erry, seperti halnya Partai Golkar.

Justru, Erry-lah yang berposisi sebagai pihak yang lebih membutuhkan dukungan dari PDIP, bukan sebaliknya.

"Erry harus berpikir keras. Karena ceruk nasionalis akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Erry. Bahwa, akar rumput Sumatera Utara seringkali diidentikkan dengan kaum nasionalis dan marhaen sekaligus. Saya kira, Erry masih berharap banyak terhadap PDIP sebagai partai pendukung," jelas Faisal.

Dan jika nanti Erry berhasil mendapat dukungan PDIP, tambah Faisal, maka kader PDIP berpeluang besar menggeser posisi Ngogesa Sitepu sebagai calon wakil gubernur yang akan mendampingi Erry.

"Karena bagaimana pun tidak ada makan siang gratis dalam politik. PDIP tentu saja akan meminta jatah wakil dari kader mereka," demikian Faisal Andri Mahrawa. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya