Berita

Nusantara

Jokowi: Kemacetan Bogor-Sukabumi Ulah Kontraktor

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2017 | 13:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Joko Widodo berjanji untuk segera menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan tol di Sukabumi, Jawa Barat.

Menurutnya, kemacetan yang kerap terjadi di jalur Bogor-Sukabumi disebabkan ada persoalan pada pihak kontraktor. Seharusnya, sambung Jokowi, pembangunan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) sudah mulai dibangun sejak 1996.

Jokowi mengungkapkan bahwa pemerintah segera berinisiatif untuk mengambil alih pengerjaannya melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sehingga Tol Bocimi dapat dikerjakan sekarang.


"Tol itu (Bocimi) mudah-mudahan sudah selesai tahun 2019. Saya cek terus," ujar Jokowi dalam sambutannya sebelum salat Idul Adha 1438 H di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, Jumat (1/9).

Menindaklanjuti rencana pembangunan Bandar Udara di Sukabumi, Jokowi enggan memberitahukan kepada masyarakat di mana lokasi pastinya. Jika diberitahukan kepada masyarakat secara detail, pembangunan bandara bisa mangkrak karena harga tanah dipastikan naik mendadak.

"Saya enggak mau memberitahukan soal Bandara di sini. Nanti harga tanahnya naik dan bandaranya malah tidak jadi lagi," kata Jokowi, seperti diberitakan RMOL Jabar.

Bertindak sebagai Imam dalam salat Idul Adha yang dihadiri Jokowi dan istri adalah KH Mahfud Ghozali. Sedangkan khatib adalah Dedi Ismatullah Nahdi.

Sebelum melaksanakan salat, Walikota Sukabumi, Mohamad Muraz menyampaikan sambutannya dengan menyebut Jokowi sudah begitu gigih membangun infrastruktur di seluruh Tanah Air.

"Kami saksikan kegigihan Bapak Presiden melalui kerja bersama dalam membangun infrastruktur di seluruh wilayah NKRI tercinta ini," katanya.

Sebagai informasi tambahan, Jokowi adalah Presiden RI yang kedua yang melaksanakan salat Idul Adha di Sukabumi. Yang pertama adalah Soekarno pada 31 Agustus 1952.

Jokowi juga berkurban sapi jenis peranakan ongole seberat 1,4 ton di Masjid Agung Kota Sukabumi. Dia juga mengirimkan hewan kurban ke perkampungan lain di Sukabumi, yaitu satu sapi simmental seberat 1,1 ton di Kampung Tipar dan satu sapi lagi seberat 850 kilogram di Kelurahan Kebon Jati. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya