Berita

RMOL

Politik

Idul Adha Momentum Korbankan Kepentingan Kelompok

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 22:18 WIB | LAPORAN:

Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah diharapkan bisa menjadi momentum untuk upaya membangun Indonesia, dengan mengorbankan kepentingan partai dan lebih mengedepankan kepentingan bangsa.

Demikian dikatakan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham saat penyerahan 50 hewan kurban kepada kaum dhuafa di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta (Kamis, 31/8).

Menurutnya, perwujudan dari Hari Raya Idul Adha adalah dengan saling berbagi kepada kaum yang membutuhkan. Hal itu sama seperti mengesampingkan kepentingan golongan dan kelompok untuk bersama-sama membangun bangsa. Dengan demikian, momentum Idul Adha nantinya dapat mempererat dan menjaga kerukunan antar masyarakat, serta menghindari perpecahan bangsa.


"Tidak bisa lagi ada ego sektoral. Akhirnya terjadi satu persatuan antar kelompok yang ada. Kita semua mengambil Idul Kurban ini untuk kemajuan bangsa. Ketika bangsa meminta kepada kita, yang kuning, yang merah, hijau, biru itu tidak ada, yang ada merah putih," jelas Idrus.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Rumkono menambahkan bahwa makna terdalam dari ibadah kurban adalah menumbuhkan keikhlasan dan pengorbanan dalam menjalani kehidupan di dunia.

"Keikhlasan adalah nilai yang sangat diperlukan dalam melaksanakan pembangunan untuk kemajuan bangsa dan negara. Karena dengan keikhlasan akan menumbuhkan pengabdian yang tulus serta tanpa pamrih," imbuhnya.

Penyerahan hewan kurban sendiri dihadiri organisasi kemasyarakatan di bawah Golkar, warga serta tokoh masyarakat setempat. Sebanyak 50 hewan kurban merupakan sumbangsih dari pengurus DPP Golkar serta Fraksi Golkar di DPR. [wah]  

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya