Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Soal Kunker Ke Jerman, Fahri: Orang Kerja Kok Dipersoalkan

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 13:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta agar plesiran yang dilakukan Komisi X DPR RI ke Jerman tidak dipersoalkan.

Hal itu ia sampaikan saat menjawab pertanyaan mengenai foto yang beredar di media sosial tentang 13 anggota Komisi X saat kunker ke Jerman. Sebenarnya, yang terdaftar dalam kunker ke Jerman itu berjumlah 15 anggota. Namun demikian, kejelasan kunker tersebut belum diketahui secara pasti.

Fahri beranggapan bahwa kunker itu adalah kerja yang biasa dilakukan oleh anggota dewan. Ia bahkan membandingkan dengan kunker yang dilakukan oleh pemerintah yang menghabiskan dana hingga Rp 100 triliun.


"Biasa itu, orang kerja kok dipersoalkan. Biaya perjalanan di pemerintah itu ratusan triliun. Jadi ngga perlu dipersoalkan," katanya santai saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8).

Fahri menegaskan bahwa kunker anggota DPR seharusnya tidak perlu dipersoalkan. Sebab, mereka ke sana bukanlah untuk bertamasya, melainkan murni bekerja untuk mengembangkan konsep membangun DPR RI agar lebih baik lagi.

"Kan bukan pergi piknik, pergi kerja. Jadi sudah lah yang gitu gitu tidak perlu dipersoalkan. Memang itu bagian dari perencanaan kerja dan dia pergi kerja. Mereka perlu mebgembangkan konsep-konsep membangun DPR," pungkasnya.

Anggaran kunker DPR RI tahun 2017 sebesar Rp 201,7 miliar. Namun untuk tahun 2018 mereka mengajukan kenaikan anggaran kunker sebesar Rp 141,8 milar menjadi Rp 343,5 miliar. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya