Berita

Foto: Ipemi

Bisnis

Resmi Berdiri 30 Warung Dan Salon Muslimah Ipemi Di Bekasi

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 12:46 WIB | LAPORAN:

'Warung Muslimah' merupakan salah satu program nasional Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi). Tujuannya untuk mengupayakan pemberdayaan ekonomi umat, serta memperkuat ketahanan ekonomi rakyat yang dapat berkontribusi dalam meningkatkan penyerangan tenaga kerja dan mengentaskan kemiskinan.

Ketua Umum Ipemi, Inggris Kansil mengatakan, skalipun setiap warung hanya menyerap tenaga kerja satu atau dua orang saja, namun karena program ini dilakukan secara nasional maka dapat dipastikan akan memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Ia berharap dengan adanya 'Warung Muslimah Ipemi' dapat mendorong tegaknya ekonomi dan ketahanan keluarga, bukan hanya kepada kaum ibu, tetapi juga suami dan anaknya.


"Mereka berperan sebagai penjual, berwirausaha, bukan sekedar pelayan dari para pemilik modal, tapi betul-betul mendorong masyarakat untuk berwirausaha," terang mantan anggota DPR ini.

Ia pun mengapresiasi Ipemi Cabang Bekasi yang sudah mendirikan 30 Warung Muslimah dan diresmikan di Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi, kemarin. Sebelumnya Ipemi Makassar, Bandung, Palembang dan daerah-daerah lain meresmikan Warung Muslimah lebih dulu.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu hingga terlaksananya pembentukan warung-warung Muslimah Ipemi di berbagai daerah sebagai upaya membantu pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat," tutur Inggrid dalam rilis tertulis yang diterima redaksi, Kamis (31/8).

Ingrid juga berharap program 'Warung Muslimah' di Bekasi  dapat ditindaklanjuti dalam hal pembinaan, berupa bantuan modal baik dari pemerintah, perbankan, CSR perusahaan.

Untuk program Warung Muslimah ini, Ipemi Bekasi telah melakukan MoU dengan Bank Pengkreditan Rakyat Syariah) Patriot dalam hal pemberian modal khusus untuk para pelaku UKM di Bekasi.

"Jika hal tersebut dilakukan secara kontinyu, maka dapat dipastikan kebersamaan dalam hal peningkatan kualitas dan kuantitas para pelaku UKM Muslimah lebih optimal lagi," terang Inggrid.[wid]  


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya