Berita

Agus Rahardjo/Net

Politik

Gesekan Di Internal KPK Dipastikan Tidak Ganggu Pemberantasan Korupsi

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 10:10 WIB | LAPORAN:

. Ketua KPK Agus Rahardjo menegaskan perbedaan pendapat atau friksi di internal KPK tidak menggangu pelaksanaan pemberantasan korupsi di lembaga yang dipimpinnya.

Menurut Agus, friksi yang dijelaskan oleh Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman dalam rapat Pansus Angket DPR terhadap KPK, bukan hanya terjadi di lembaga anti rasuah. Dalam pengalamannya di birokrasi, pasti ada perpecahan. Agus menganggap hal tersebut wajar.

"Bekerja dimanapun Anda pasti akan menghadapi itu. Bahwa itu yang mempengaruhi keputusan pimpinan, ya nggak pernah terjadi. Jadi pimpinan itu selalu independen untuk menentukan sikap," ujar Agus di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu malam (30/8).


Senada dengan Agus, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menganggap wajar adanya friksi dalam sebuah kelompok. Menurutnya dalam satu kelompok tidak mungkin memiliki pemikiran yang sama. Bahkan persaingan dalam kelompok tersebut juga bisa terjadi. Meski begitu, selama persaingan dan perbedaan pendapat berjalan sehat, kinerja kelompok tidak akan bermasalah.

"Sementara ini masih sehat, terlepas ada sedikit, diantara sekian ribu orang nggak mungkin punya pemikiran sama pasti beda, menurut kami ini masih bisa diselesaikan," ujar Basaria.

Sebelumnya, dalam rapat Pansus Angket DPR, Arif Budiman membeberkan adanya friksi terkait dengan penambahan penyidik internal KPK. Ia menginginkan agar penyidik yang direkrut berpangkat Komisaris Polisi (Kompol), sementara kelompok lain menginginkan berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Menurutnya banyak perwira dari Kepolisian yang baik dan terpelajar ingin berkesempatan berkarya di KPK, namun usulan tersebut tidak diterima oleh kelompok lain.

"Kemudian dibikin isu saya merekrut para perwira senior mantan KPK, dan saya percaya mereka orang yang kerja efektif di KPK. Puncaknya saya dikirim email pada 14 Februari menyerang saya secara personal. Artinya tentu saya marah tersingung terhina dikatakan saya tidak berintegritas. Saya melihat satu minggu tidak ada tindakan yang diambil saya menghadap pimpinan," ujar Aris Budiman dalam Rapat Pansus, Selasa lalau (29/8). [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya