Berita

Politik

Jokowi Dan JK Akan Hadiri Munas KAHMI Di Medan

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 09:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Musyawarah Nasional (Munas) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke 10 akan digelar di Hotel Dyandra Santika, Kota Medan, Sumatera Utara, pada 17-19 November 2017.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla (JK) dijadwalkan akan menghadiri Munas KAHMI di Medan.

Munas tersebut akan dihadiri lebih dari 10 ribu alumni HMI dari seluruh daerah di Indonesia. Selain itu, kegiatan yang bertema 'Meneguhkan Kepemimpinan Yang Berkeadilan Dan Kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia' akan fokus membahas berbagai persoalan strategis terkait kebangsaan.


Ketua Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumut Murlan Tamba mengatakan bahwa pelaksanaan Munas KAHMI 2017 akan memberi banyak keuntungan bagi Kota Medan dan Sumatera Utara.

"Dalam waktu dekat MN KAHMI dan Panitia Munas KAHMI akan beraudiensi ke Istana untuk melaporkan kepada Bapak Presiden terkait perkembangan dan rancangan kegiatan Munas KAHMI," ujar Murlan dilansir dari RMOLSumut, Kamis (31/8).

Sementara itu, Ketua Panitia Munas KAHMI Abdul Rajab Pasaribu mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut juga akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri kabinet. Diantaranya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Muhadjir Effendy.

"Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Alumni HMI dipastikan hadir pada Munas nanti, sekaligus menutup acara Munas," tandas Rajab.

Jelang pelaksanaan Munas, KAHMI Sumut telah melaksanakan tujuh kali Focus Group Discussion (FGD) terkait masalah pendidikan, penegakan hukum, kebudayaan, kepemimpinan, kebangsaan, kesenjangan sosial dan berbagai isu nasional lainnya. Hasil FGD tersebut telah dipaparkan pada MN KAHMI di Jakarta dan akan dibahas kembali pada peserta Munas.

Sejauh ini, sudah 514 Majelis Daerah (MD) KAHMI kabupaten dan kota serta 33 MW KAHMI provinsi yang memberi konfirmasi untuk hadir Munas KAHMI 2017 di Kota Medan. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya