Berita

Politik

Penuhi Undangan Pansus, Ketua KPK: Direktur Penyidikan Sudah Disidang

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 07:27 WIB | LAPORAN:

. Dewan Pertimbangan Pegawai KPK mengelar sidang internal terkait kehadiran Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Aris Budiman pada rapat Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK yang tanpa izin, Selasa (29/8).

Ketua KPK Agus Raharjo menjelaskan secara institusi, KPK memiliki aturan internal yang wajib dipatuhi oleh seluruh pegawai lembaga antirasuah. Tak terkecuali pimpinan KPK itu sendiri.

Menurutnya, segala bentuk pelanggaran yang dilakukan pegawai maupun pimpinan akan dihadapkan kepada Dewan Pertimbangan Pegawai KPK. Adapun Dewan Pertimbangan itu terdiri dari seluruh pejabat Eselon I, unsur Deputi, Sekjen KPK, Biro hukum dan Direktorat Pengawasan Internal KPK.


Meski belum mendapatkan keputusan dari Dewan Pertimbangan Pegawai KPK, Agus mengatakan akan mengikuti keputusan dan rekomendasi yang ditetapkan. Jika diperlukan pemeriksaan terhadap Arief,
Komisioner KPK akan merestuinya supaya memperkuat pengawasan internal di lembaga anti rasuah tersebut.

"Kami lihat di DPR, yang bersangkutan juga menyampaikan bahwa 'baru kali ini di dalam masa karir saya saya dalam tanda kutip mungkin tidak patuh dengan pimpinan'. Itu kenyataan yang kita dengarkan dari dengar pendapat itu dan KPK punya aturan internal, untuk pelanggaran apapun kita punya aturan, oleh karena itu segera, tadi pagi ada sidang Dewan Pertimbangan Pegawai," ujar Agus di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu kemarin (30/8).

Brigjen Polisi Aris Budiman muncul dalam rapat Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK. Kedatangan Arif merupakan undangan dari Pansus, meski begitu di depan wakil rakyat Arif mengakui dirinya telah melanggar perintah pimpinan KPK.

Menurut Arif, pimpinan KPK tidak merestui kehadirannya di pansus Hak Angket DPR. Sebab, pimpinan KPK masih beranggapan pembentukan Pansus Hak Angket terhadap KPK cacat hukum. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya